Universitas Negeri Gorontalo
Mahasiswa UNG Ciptakan Inovasi Alat Terapi Inframerah Canggih untuk Pasien Stroke
Kali ini, Melinda Larote, mahasiswi jurusan fisika angkatan 2015, mengembangkan prototype inframerah canggih untuk membantu pasien stroke.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-05-15_Penemuan-mahasiswa-UNG.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Manado -- Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam berinovasi.
Kali ini, Melinda Larote, mahasiswi jurusan fisika angkatan 2015, mengembangkan prototype inframerah canggih untuk membantu pasien stroke.
Inovasi Melinda ini terinspirasi dari alat terapi inframerah yang saat ini masih digunakan secara manual dan tidak memiliki data penggunaan yang akurat.
Hal ini dapat berakibat fatal bagi pasien stroke, seperti luka bakar ringan, peradangan yang bertambah, dan nyeri yang semakin parah.
Baca juga: Rektor Baru UNU Gorontalo Resmi Dilantik
Prototype inframerah Melinda dilengkapi dengan sensor jarak dan timer untuk memastikan terapi dilakukan dengan aman dan efektif.
Sensor jarak akan memastikan lampu inframerah berada pada jarak yang tepat dari pasien, yaitu minimal 45 cm.
Sedangkan timer akan membatasi durasi terapi selama 15 menit.
"Implementasi prototype ini diharapkan dapat mempermudah petugas medis dalam melakukan terapi dan mengurangi tingkat kelalaian," ujar Melinda.
"Selain itu, alat ini juga membantu mengatur durasi dan jarak yang ideal antara lampu inframerah dan pasien."
Melinda menggunakan sensor HC-SR04 dan mikrokontroller Arduino Uno untuk merancang alat ini.
Sensor HC-SR04 akan memancarkan gelombang elektromagnetik dan menangkap pantulannya untuk menentukan jarak antara lampu inframerah dan pasien.
Baca juga: Kisah Parmin Podungge sang Pengusaha Wahana Mainan
Melinda berharap penelitiannya ini dapat dilanjutkan untuk mengembangkan alat yang lebih canggih di masa depan.
Ia ingin menambahkan fitur penyimpanan data agar riwayat penggunaan alat dapat dilihat dan dianalisis.
Inovasi Melinda ini merupakan bukti nyata komitmen UNG dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan inovatif.
Universitas ini terus mendorong mahasiswanya untuk berkarya dan memberikan solusi bagi permasalahan masyarakat. (Magang)
| UNG Kirim 292 Mahasiswa KKN 2026 ke 26 Desa di Gorontalo: Dorong Wujudkan Pengabdian Nyata |
|
|---|
| Rektor UNG Dorong Penguatan STEM, ONMIPA 2026 Jadi Ajang Lahirkan Talenta Unggul |
|
|---|
| 2 Fakultas Primadona di Universitas Negeri Gorontalo, Peminat Membludak tapi Kuota Terbatas |
|
|---|
| Cerita 2 Calon Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Saat Registrasi SNBP |
|
|---|
| Rektor Eduart Wolok Apresiasi Mahasiswa UNG Lolos Final Ajang Internasional Bergengsi di Malaysia |
|
|---|