Rabu, 4 Maret 2026

Berita Viral

Gibran Menangis Kelaparan, Makan Garam dan Tak Tahu Kapan Ayah Pulang

Gibran yang berasal dari Kampung Panjang, Desa Rawa Panjang, Bojonggede, Bogor, mengaku bahwa ia dan adik-adiknya hanya makan garam jika lapar.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gibran Menangis Kelaparan, Makan Garam dan Tak Tahu Kapan Ayah Pulang
TribunGorontalo.com
Sebuah video memperlihatkan anak bernama Gibran menangis kelaparan dan meminta makan kepada ibunya di Kabupaten Bogor, beredar viral di media sosial. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Bogor -- Bocah berusia 6 tahun bernama Gibran yang baru-baru ini viral di media sosial karena menangis kelaparan, akhirnya buka suara tentang kondisinya dan keluarganya.

Gibran yang berasal dari Kampung Panjang, Desa Rawa Panjang, Bojonggede, Bogor, mengaku bahwa ia dan adik-adiknya hanya makan garam jika lapar.

Dalam video yang beredar, Gibran terlihat merengek meminta makan kepada ibunya. Namun, sang ibu membentaknya dan mengatakan bahwa mereka tidak punya uang.

Video tersebut pun menyita perhatian banyak orang yang merasa prihatin dengan kondisi Gibran dan keluarganya.

Gibran tinggal bersama ibu dan dua adiknya, Suta (4) dan Amira (1,5). Saat ditanya di mana ayahnya bekerja, Gibran mengaku tidak mengetahuinya.

Sehari-hari, Gibran dan adik-adiknya menghabiskan waktu di rumah tanpa pengawasan orang dewasa.

"Kalau makan katanya (ibu) makan garam," tutur Gibran.

"Katanya kalau ayah udah pulang baru makan," sambungnya.

Mirisnya, Gibran yang saat ini belum bersekolah, memiliki cita-cita mulia untuk masuk ke pesantren.

Setelah viral, Gibran dan adik-adiknya mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.

Mereka diajak makan di restoran cepat saji dan dibelikan kebutuhan pokok di minimarket.

Bahkan, Gibran tak lupa membeli popok untuk sang adik.

Didatangi Camat

Setelah video Gibran menangis karena kelaparan dan meminta makan, pemerintah setempat turun tangan.

Dilansir dari Instagram @kecamatanbojonggede, Camat Bojonggede Tenny Ramdhani bersama Kepala Desa Rawapanjang Mohammad Agus dan aparat setempat mendatangi lokasi pada Minggu (5/5/2024) siang.

Dari hasil kunjungan tersebut, diketahui bahwa Gibran merupakan anak dari seorang buruh bangunan bernama Hamzah.

Hamzah kerap bekerja di luar kota. Ketika camat dan jajarannya berkunjung, ibu Gibran tidak ada di rumah.

Berdasarkan keterangan ketua RT dan RW setempat, anak-anak Hamzah kerap dititipkan di tetangga.

Tetangga setempat juga kerap memberikan bantuan dan perhatian kepada keluarga Hamzah.

Setelah ini, pihak kecamatan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bogor sebagai tindak lanjut.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved