MotoGP

Juara Bertahan MotoGP Pecco Bagnaia Mengeluhkan Getaran di Motornya

Menariknya, Bagnaia juga melihat penyebab tersebut sebagai faktor yang turut berkontribusi pada kecepatan sensasional rookie Pedro Acosta sejauh ini.

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Sang juara MotoGP 2023, Francesco Bagnaia alias Pecco mengeluhkan getaran di motornya. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Peco Bagnaia, juara dunia MotoGP saat ini, tampaknya telah menemukan penyebab masalah getaran ("chatter") yang dialami oleh dirinya dan pembalap Ducati lainnya sepanjang balapan pembuka musim 2024.

Menariknya, Bagnaia juga melihat penyebab tersebut sebagai faktor yang turut berkontribusi pada kecepatan sensasional rookie Pedro Acosta sejauh ini.

Meski tampil gemilang di awal akhir pekan Grand Prix Spanyol dengan menjadi yang tercepat dan memecahkan rekor laptime miliknya sendiri di tahun 2022 (hal yang tak terduga dari pembalap Italia yang biasanya lambat panas).

Bagnaia mengakui bahwa masalah getaran yang mengganggu Ducati sepanjang tahun 2024 masih bisa menjadi penghambat.

Baca juga: Memiliki Temperamen Buruk, Ini 4 Zodiak yang Paling Mudah Marah: Leo Sumbu Pendek, Aries Impulsif

Namun, Bagnaia menegaskan bahwa dirinya dan tim tengah berupaya keras mencari solusi permanen setelah mengidentifikasi penyebab masalah tersebut.

"Kami menggunakan strategi berbeda dibandingkan hari Jumat biasanya," ujar Bagnaia.

Solusi untuk mengurangi getaran itu kata Bagnaia, sudah dilakukannya. Ia melakukan pengujian lebih banyak dari biasanya. 

"Kami tidak mengalami getaran, tapi biasanya getaran muncul pada hari Sabtu, di sprint race, dan karena itu kami tetap waspada. Namun saat ini, feeling saya meningkat, dan memasuki tikungan (fase pengereman) jauh lebih baik."

Karena itu curhat Peco, bahwa dirinya berupaya mendapatkan feeling yang lebih baik. Hal ini penting katanya untuk mendapatkan ritme yang baik. 

Tetapi untuk akar masalahnya, Bagnaia yakin hal itu berasal dari perubahan konstruksi ban yang diterapkan Michelin untuk musim 2024.

Dengan menggunakan kompon baru untuk ban depan dan belakang yang menurut bos Michelin, Piero Taramasso, dirancang untuk meningkatkan grip dan konsistensi, sejauh ini perubahan tersebut sukses besar dilihat dari feedback pembalap dan catatan waktu.

Baca juga: Partai Nasdem Bone Bolango Gorontalo Siapkan 5 Nama di Pilkada 2024, Merlan Uloli Hingga Budi Doku

Rekor laptime bahkan terpatahkan hingga satu detik di dua dari tiga balapan pembuka musim ini.

Namun, dengan grip ekstra tersebut muncul komplikasi tambahan: getaran yang sejauh ini lebih banyak mempengaruhi Bagnaia dibandingkan rekan sesama pembalap Ducati, Jorge Martin, dan terutama Enea Bastianini.

"Konstruksi ban berbeda dan memberikan grip yang jauh lebih besar. Tapi jika Anda memaksa ban tersebut, maka ban akan mulai bergetar," jelas Bagnaia.

Ia mengakui bahwa catatan waktu Ducati bukukan tahun ini luar biasa, tapi mungkin tidak diantisipasi oleh pihak Michelin sebagai penyedia ban.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved