Human Interest Story

Cerita Denis Satingi, Mahasiswa Berprestasi Bercita-Cita Jadi Pengacara

Cerita Denis Satingi (19) mahasiswa berprestasi di Gorontalo yang bercita-cita menjadi pengacara.

|
Penulis: Andika Machmud | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO/ANDIKAMACHMUD
Denis Satingi, Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Cerita Denis Satingi (19) mahasiswa berprestasi di Gorontalo yang bercita-cita menjadi pengacara.

Pemuda kelahiran 24 Juni 2004 sejak duduk di bangku SMA 1 Kota Gorontalo sudah menorehkan banyak prestasi

Prestasi yang diraihnya antara lain, menjuarai lomba debat hukum tingkat nasional oleh Fordehkonsmero Law Fair hingga mendapatkan kemenangan dalam lomba karya tulis ilmiah.

Selain di akademik, Denis juga berprestasi di bidang seni seperti olah vokal. Terbukti bahwa dirinya mendapatkan juara 1 vokal putra tingkat Provinsi Gorontalo.

Denis mengungkapkan segala halnya itu diraih tidak mudah, melainkan banyak persiapan yang dilakukan.

Persiapan diri untuk bidang akademik seperti debat, ungkap Denis, dirinya berusaha keras untuk latihan kemudian memperdalam tujuan kegiatan dan cara memenangkan perlombaan tersebut.

Untuk persiapan khusus bidang seni, Denis mengungkap dirinya tetap sama latihan akan tetapi yang membedakan adalah mengetahui selera dari juri yang akan menjadi tim penilai.

Paling penting di antara semua persiapan, ungkap Denis adalah persiapan mental.

Denis merasa memberikan kontribusi untuk sekolahnya adalah ketika dirinya mendapatkan juara 1 dalam debat hukum tingkat nasional.

"Saat itu saya lebih dikenal dan mengenal banyak orang dan tentu ini berguna karena menambah relasi," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (18/04/2024).

Meski banyak prestasi, Denis menjelaskan ada beberapa kesulitan yang harus ditanggung dirinya.

Menurutnya, mengikuti berbagai perlombaan saat SMA berakibat dirinya jarang masuk kelas untuk mengikuti pelajaran.

"Meski diberikan dispensasi itu bukan berarti bahwa kita sebebas-bebasnya, melainkan kita diberikan waktu lebih untuk bisa menyusul pelajaran," jelasnya.

Memasuki perkuliahan, Denis menceritakan dirinya memilih dua jurusan yang berbeda.

Saat itu adalah jurusan hukum dan psikologi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved