Pemprov Gorontalo
Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya Tegaskan ASN Tetap Harus Masuk Kantor di Tengah Perayaan Ketupat
Apel yang dihadiri oleh para pejabat, ASN, dan seluruh PPPK serta honorer ini menjadi momentum untuk memulai kembali semangat kerja dan memastikan kel
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1642024_Apel-kerja-perdana-pasca-libur-Lebaran-Idulfitri-1445.jpg)
TRIBUNGORONTALO, Gorontalo -- Pemerintah Provinsi Gorontalo memulai rutinitasnya dengan menggelar apel kerja perdana di halaman depan Museum Purbakala Gorontalo, Selasa (16/4/2024).
Apel yang dihadiri oleh para pejabat, ASN, dan seluruh PPPK serta honorer ini menjadi momentum untuk memulai kembali semangat kerja dan memastikan kelancaran berbagai program dan layanan publik.
Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa apel kerja perdana seharusnya digelar esok hari, Rabu (17/4/2024).
Namun, mengingat besok merupakan hari raya ketupat di Gorontalo, maka apel dimajukan sehari.
"Sebenarnya apel ini kami gelar besok. Cuman saya sudah sampaikan ke Kepala BKD untuk menggelarnya hari ini," ujar Ismail.
Meskipun besok hari raya ketupat, Ismail menegaskan bahwa ASN tetap harus masuk kantor terlebih dahulu.
"Jadi besok itu tidak ada libur. Masuk kantor dulu, setelahnya baru rayakan ketupat," tegasnya.
Lebih lanjut, Ismail Pakaya menekankan pentingnya semangat baru dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan pasca libur lebaran.
Ia berharap agar seluruh jajaran pemerintah provinsi dapat bekerja dengan maksimal untuk mewujudkan program-program pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat Gorontalo.
Apel kerja perdana pasca-libur Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pemerintahan di Gorontalo dengan semangat dan dedikasi yang tinggi.
Diharapkan dengan sinergi seluruh komponen pemerintahan provinsi, kelancaran program pembangunan dan pelayanan publik dapat terus terjaga demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo. (*)