Korupsi Rp 271 Triliun
Pakar Ekspresi Sebut Senyum Sandra Dewi di Kejagung adalah Strategi, Terungkap Ini Artinya
Karena itu, menurutnya publik jangan sampai terkecoh dengan ekspresi yang ditunjukan istri tersangka korupsi, Harvey Moeis tersebut.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ekspresi-Sandra-Dewi-saat-tiba-di-Kejagung-RI.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Menurut seorang pakar ekspresi, Kirdi Putra, mimik wajah yang ditunjukan Sandra Dewi saat diperiksa Kejaksaan Agung RI (Kejagung) menyiratkan strategi.
Masyarakat diminta tidak terkecoh. Lantaran dari ekspresi itu ada hal yang bisa dibaca. Ia pun membeberkan artinya.
Kata Kirdi Putra, bahwa senyum yang diperlihatkan Sandra Dewi hanyalah sandiwara belaka.
Karena itu, menurutnya publik jangan sampai terkecoh dengan ekspresi yang ditunjukan istri tersangka korupsi, Harvey Moeis tersebut.
"Orang Indonesia itu gampang banget dibohongi, hanya dengan tampilan fisik, ekspresi wajah dan kata-kata,” katanya.
Karena itu, ia mengingatkan publik agar jangan sampai terkecoh dengan ekspresi tersebut.
Sebab, tidak jarang sebetulnya orang-orang jahat memanipulasi publik dengan ekspresi.
Ia pun menegaskan, bahwa saat di Kejagung, Sandra Dewi sebetulnya sedang bersandiwara. Seakan-akan tidak terbebani.
Sebelumnya diketahui, Sandra Dewi menjalani pemeriksaan atas kasus korupsi yang menimpa suaminya.
Kasus korupsi viral Rp 271 triliun itu menjadi pembicaraan di mana-mana. Heboh di internet.
Namun, saat Sandra Dewi diundang Kejagung untuk menjalani pemeriksaan, ia tampak santai.
Berbeda dengan tersangka lainnya yang mungkin saja minder jika terjerat kasus semacam itu, Sandra Dewi justru tenang dan percaya diri.
Gara-gara ekspresi dirinya yang tampak tidak bersalah ini, Sandra Dewi disorot publik. Banyak yang justru mencibir.
"Buat saya, Sandra Dewi menunjukkan ekspresi percaya diri, ditandai dengan senyuman dia," jelas Kirdi Putra, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.
"Nggak ada tuh ketakutan, sedih dan lain sebagainya," lanjutnya.