Pemkot Gorontalo
Wali Kota Gorontalo Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Jelang Idulfitri
Peninjauan oleh orang nomor satu di Kota Gorontalo ini dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-Marten-Taha-mewawancarai-warga-yang-ia-temui.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Wali Kota Gorontalo Marten Taha melakukan peninjauan terhadap lima posko pengamanan di Kota Gorontalo, Senin (8/4/2024).
Peninjauan oleh orang nomor satu di Kota Gorontalo ini dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kelima posko tersebut terletak di sekitar Dungingi, Simpang 5, UNG, Mall Gorontalo, dan Pelabuhan Gorontalo.
Marten menjelaskan bahwa keberadaan posko-posko ini sangat penting untuk menciptakan suasana yang aman, tertib, dan tentram bagi masyarakat yang ingin menyambut Hari Raya Idul Fitri.
"Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dalam keadaan nyaman, aman, tertib, dan tentram," ungkap Marten.
Petugas Keamanan Siap Siaga
Di setiap posko terdapat petugas keamanan dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.
Sebuah ambulans juga disiagakan di setiap posko untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
"Tadi sudah dilakukan peninjauan dan semua petugas sudah di pos masing-masing dan siap menjalankan tugasnya," jelas Marten.
Berdasarkan laporan yang diterima Marten, Kota Gorontalo biasanya ramai di jam-jam tertentu, terutama pada sore dan malam hari.
Hal ini disebabkan oleh padatnya kendaraan dan masyarakat yang ingin beraktivitas di pusat perbelanjaan, pusat kuliner, dan tradisi Tumbilotohe.
Namun, Marten berharap situasi dan kondisi di Kota Gorontalo akan tetap kondusif selama Idul Fitri.
Masyarakat diharapkan dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman, mulai dari takbiran, sholat Idul Fitri, hingga silaturahmi dengan keluarga.
Peninjauan posko ini juga sekaligus untuk memantau penyaluran bantuan pangan non tunai.
Sebanyak 1.250 penerima manfaat telah menerima bantuan tiga bulan senilai Rp 600 ribu untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan saat Idul Fitri.
"Masing-masing penerima manfaat menerima Rp 200 ribu per bulan. Bantuan ini dipercepat untuk bulan April, Mei, dan Juni agar mereka punya dana untuk memenuhi kebutuhan saat Idul Fitri," tandas Marten. (*) ADV