Kunci Jawaban
Latihan Soal dan Kunci Jawaban IPA Kelas 9 SMP/MTs Halaman 116: Aktivitas 5.2
Berikut kunci jawaban latihan soal IPA Kelas 9 SMP/MTs Halaman116: Ayo bandingkan aktivitas 5.2
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berikut-kunci-jawaban-IPA-kelas-9-halaman-116-Kurikulum-Merdeka-Ayo-Banding-Aktivitas-52.jpg)
C8H18(g) + 12½O2(g) → 8CO2(g) + 9H2O(g)
Dari rumus stoikiometri tersebut, dapat dilihat bahwa perbandingan koefisien reaksi oksigen dan CO2 adalah 12,5:8. Artinya, untuk menghasilkan 1 molekul CO2, dibutuhkan 12,5 molekul oksigen.
Sekarang carilah reaksi pembakaran bahan bakar pesawat dan roket, kemudian bandingkanlah kebutuhan oksigen dan emisi CO2 yang dihasilkan.
Kunci Jawaban:
Bahan bakar pesawat dan roket umumnya menggunakan senyawa hidrokarbon dengan atom karbon yang lebih banyak daripada oktana, seperti n-heptana (C7H16) dan pentan (C5H12).
Oleh karena itu, kebutuhan oksigen untuk pembakaran bahan bakar pesawat dan roket lebih banyak daripada untuk pembakaran bensin.
Berikut adalah beberapa contoh reaksi pembakaran bahan bakar pesawat dan roket:
Bahan bakar pesawat:
C7H16(g) + 11O2(g) → 7CO2(g) + 8H2O(g)
Perbandingan koefisien reaksi oksigen dan CO2 pada reaksi ini adalah 11:7. Artinya, untuk menghasilkan 1 molekul CO2, dibutuhkan 11/7 = 1,57 molekul oksigen.
Bahan bakar roket:
C5H12(g) + 9O2(g) → 5CO2(g) + 6H2O(g)
Perbandingan koefisien reaksi oksigen dan CO2 pada reaksi ini adalah 9:5. Artinya, untuk menghasilkan 1 molekul CO2, dibutuhkan 9/5 = 1,8 molekul oksigen.
Berdasarkan perbandingan koefisien reaksi oksigen dan CO2, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan oksigen untuk pembakaran bahan bakar pesawat dan roket lebih banyak daripada untuk pembakaran bensin.
Hal ini juga menyebabkan emisi CO2 dari pembakaran bahan bakar pesawat dan roket lebih banyak daripada dari pembakaran bensin.
Kesimpulan
Banyaknya oksigen yang dibutuhkan untuk pembakaran bensin adalah 12,5 kali lipat dari jumlah molekul yang dihasilkan.
Kebutuhan oksigen untuk pembakaran bahan bakar pesawat dan roket lebih banyak daripada untuk pembakaran bensin.
Emisi CO2 dari pembakaran bahan bakar pesawat dan roket lebih banyak daripada dari pembakaran bensin.