Berita Kabupaten Boalemo
Warga Boalemo Gorontalo Keluhkan Sampah Berceceran di Jalan Trans Sulawesi, DLH: Tidak Ada Laporan
Tepat di Pos Kawasan Tertib Lalulintas Polres Boalemo, sampah-sampah plastik bertebaran di bahu jalan.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Sampah-menumpuk-di-bahu-jalan-Trans-Sulawesi-Desa-Hungayonaa.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Warga Desa Hungayonaa mengeluhkan sampah di Jalan Trans Sulawesi.
Tepat di Pos Kawasan Tertib Lalulintas Polres Boalemo, sampah-sampah plastik bertebaran di bahu jalan.
Padahal sudah ada tanda larangan membuang sampah di tempat tersebut.
Arman Potale, warga setempat, menyebut tumpukan sampah sudah berbulan-bulan tidak dibersihkan.
"Sampah-sampah itu sangat mengganggu apalagi baunya sangat busuk," keluh Arman.
Pendapat serupa dilontarkan Siti Jenab (35), warga Desa Hungayonaa.
"Setiap saya keluar rumah, pasti selalu risih bau sampah di jalanan ini," ucapnya.
Siti menambahkan, menahan bau busuk dari sampah saat berpuasa terasa sangat sulit.
"Saya berharap agar segera dibersihkan saja," tambahnya.
Diketahui sampah-sampah berserakan ini hanya berjarak 100 meter dari Kantor Dinas Lingkungan Hidup Boalemo.
Namun menurut Noer Abdullah, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Boalemo, tumpukan sampah tersebut tidak pernah dilaporkan kepada dinas.
"Tidak ada laporan tentang sampah tersebut. Walaupun dekat, sampah tersebut selalu tertutup oleh truk yang parkir," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (6/4/2024).
Noer menambahkan, pihaknya akan segera melakukan pembersihan sampah tersebut.
"Saya akan segera memerintahkan mobil pengangkut untuk membersihkan tempat tersebut," tambahnya.
Sampah-sampah telah menumpuk selama berbulan-bulan, belum mendapatkan penanganan dari petugas kebersihan.
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
Ikuti saluran Tribun Gorontalo di WhatsApp: KLIK DISINI