AC Milan
Masa Depan Trio Penyerang Milan: Giroud Hengkang, Jovic Diperpanjang, Camarda Masih Abu-abu
Semua indikasi mengarah ke sana. Namun, di saat yang sama, mereka juga perlu memastikan memiliki opsi lain yang bisa mendampingi sang pemain baru.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Olivier-Giroud-diprediksi-akan-bertolak-ke-Amerika-Serikat.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Komposisi penyerang AC Milan sedang dalam situasi yang menarik untuk diikuti.
Ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama terkait kontrak para pemain depan.
Baru-baru ini, muncul laporan terbaru mengenai situasi kontrak Olivier Giroud, Luka Jovic, dan Francesco Camarda.
Musim panas mendatang tampaknya menjadi waktu yang tepat bagi Milan untuk berinvestasi pada striker baru.
Semua indikasi mengarah ke sana. Namun, di saat yang sama, mereka juga perlu memastikan memiliki opsi lain yang bisa mendampingi sang pemain baru.
Baca juga: Kabar Gembira! AC Milan Kembali Diperkuat Kjaer dan Dua Pemain Andalan Jelang Lawan Lecce
Giroud di Persimpangan Jalan
Situasi Olivier Giroud menjadi yang paling rumit. Menurut laporan, ia dikabarkan akan hengkang ke Amerika Serikat pada akhir musim ini.
Walaupun demikian, Gianluca Di Marzio melaporkan bahwa Milan sebenarnya bersedia menawarkan kontrak baru dengan gaji yang lebih rendah.
Alasannya, mereka masih melihat Giroud sebagai opsi sebagai penyerang ketiga.
Jovic Segera Diperpanjang?
Baca juga: AC Milan Siap Tebus Wonderkid Schalke, Assan Ouedraogo
Beralih ke Luka Jovic, perpanjangan kontraknya diprediksi akan rampung dalam beberapa bulan mendatang.
Laporan Di Marzio menyebut Jovic paling dekat untuk mencapai kesepakatan.
Rossoneri melihatnya sebagai pelapis yang ideal untuk striker anyar yang akan didatangkan, namun mereka masih mempertimbangkan apakah akan mempertahankannya.
Drama Kontrak Camarda
Topik terakhir yang tak kalah menarik adalah Francesco Camarda. Negosiasi kontraknya menjadi salah satu yang terpanas di Milan saat ini.
Menurut laporan, belum ada kesepakatan yang tercapai dan jalan menuju kesepakatan tampaknya terjal.
Meski begitu, ada kemauan dari kedua pihak untuk mencapai kata sepakat. (*)