Kabar dari Pohuwato

Terjebak Lowongan Palsu, Wanita Manado Nyaris Terjerumus Prostitusi

Namun, nasib buruknya tak berhenti di situ. Pemilik kafe tempat Intan ditawari pekerjaan menahan barang-barang pribadinya.

|
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
FreePIC
ILUSTRASI -- wanita asal Manado kabur karena terjebak lowongan kerjaan palsu. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Mimpi Intan Odong (20), seorang wanita asal Paal 2, Kota Manado, untuk mencari rezeki di Kota Marisa, Kabupaten Pohuwato, Sulawesi Utara, berujung petaka.

Tawaran pekerjaan yang dijanjikan ternyata menjerumuskan dirinya ke dunia prostitusi.

Intan diiming-imingi pekerjaan sebagai karyawan wanita di tempat hiburan malam.

Namun, karena tidak sesuai dengan keinginannya, Intan dengan tegas menolak tawaran tersebut.

Ia memilih untuk kabur dan kembali ke Manado.

Baca juga: Kerusakan Jalan Pendang Kalengkongan jadi Ancaman Tersembunyi di Pusat Kota Gorontalo

Namun, nasib buruknya tak berhenti di situ. Pemilik kafe tempat Intan ditawari pekerjaan menahan barang-barang pribadinya.

Barang-barang yang ditahan termasuk ponsel, dengan alasan mengembalikan dana transportasi yang telah dipinjamkan untuk perjalanan kembali ke Manado.

Terjebak tanpa jalan keluar, Intan beruntung bertemu dengan Yamin Husain, seorang sopir yang menemukannya di jalan menuju Desa Buntulia Utara, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Yamin pun dengan penuh kedermawanan membantu Intan dan mengantarkannya pulang ke Manado.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini di Kota Gorontalo Jumat 29 Maret 2024, Cek Waktu Sholat Magrib dan Isya!

Intan mengaku tidak memiliki uang untuk mengembalikan dana yang diminta oleh pemilik kafe.

"Saya terpaksa kabur pak. Karena memang niat saya awal datang di Pohuwato bukan itu. Tapi anehnya, ketika saya pulang, pemilik hiburan malam malah menahan saya dan mengembalikan uang transport miliknya," terangnya.

Keinginannya saat ini hanyalah untuk kembali ke Manado dan berkumpul bersama keluarganya.

Ponsel yang disita dan identitasnya yang tertahan membuatnya tidak bisa kembali.

"Saya hanya ingin balik ke kampung berkumpul bersama keluarga. Dan saya tidak ingin balik lagi di tempat itu," tegasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved