Operasi Otanaha 2024
Ada 326 Pengendara Gorontalo Terjaring Razia Sepanjang Operasi Otanaha 2024
Menurut Dirlantas Polda Gorontalo, Kombespol Mariochristy Panca Sakti Siregar, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pengendara yang tidak m
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sejumlah-sepeda-motor-di-Ditlantas-Polda-Gorontalo-Rabu-2032024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sebanyak 326 pengendara terjaring razia dalam Operasi Keselamatan Otanaha 2024 pada Februari - Maret di Gorontalo.
Razia ini digelar untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas selama Ramadan 1445 H/2024 M.
Menurut Dirlantas Polda Gorontalo, Kombespol Mariochristy Panca Sakti Siregar, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pengendara yang tidak memiliki SIM dan tidak menggunakan helm.
"Pelanggaran ini berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal," tegas Mario.
Baca juga: Permintaan Tombak Gorden di Gorontalo Melonjak Jelang Lebaran, Segini Harganya
Selain itu, razia juga menindak pengendara kendaraan yang tidak layak jalan, kendaraan niaga dengan dimensi berlebihan, dan penggunaan knalpot brong.
Dari total pelanggar, pengendara roda dua mendominasi dengan 256 kasus, diikuti roda empat (65 kasus) dan roda enam (5 kasus).
Baca juga: Kronologi Pengiriman 60 Kg Tikus Beku Diendus Balai Karantina Hewan Gorontalo di Pelabuhan Ferry
"Kami fokuskan patroli di Jalan GORR untuk mengantisipasi balap liar yang sering terjadi di bulan Ramadan," ujar Mario.
Operasi Keselamatan Otanaha 2024 akan berlangsung hingga 29 Maret 2024.
Petugas akan terus melakukan patroli dan razia untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan.(*)