PEMPROV GORONTALO
Pj Gubernur Gorontalo Dukung Tumbuh Kembang UMKM di Bazar Ramadan BI
Hal ini disampaikannya saat menghadiri Bazar Ramadan 2024 yang diselenggarakan oleh Perwakilan Kantor Bank Indonesia (BI) Gorontalo di Galeri UMKM BI,
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pj-Gubernur-Gorontalo-Ismail-Pakaya-sedang-melihat-lihat-kerajinan-karawo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Penjabat Gubernur (Penjagub) Gorontalo, Ismail Pakaya, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Gorontalo.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri Bazar Ramadan 2024 yang diselenggarakan oleh Perwakilan Kantor Bank Indonesia (BI) Gorontalo di Galeri UMKM BI, Sabtu (16/3/2024).
Bazar Ramadan BI 2024 mengusung tema "Indahnya Kebersamaan Ramadan" dan bertujuan untuk meningkatkan pembinaan terhadap pelaku UMKM.
Ismail Pakaya mengapresiasi BI atas komitmennya dalam membantu UMKM Gorontalo.
"Saya ingin mengapresiasi Bank Indonesia atas pembinaan yang diberikan kepada UMKM di Provinsi Gorontalo. Saya harap dengan adanya Bazar Ramadan ini, omzet yang didapatkan oleh UMKM bisa lebih meningkat," ujar Ismail.
Pada tahun sebelumnya, omzet UMKM binaan BI Gorontalo mencapai Rp 700 juta. Ismail berharap omzet tersebut dapat meningkat pada tahun ini.
Selain itu, Ismail juga meminta BI untuk melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga beras selama bulan Ramadan.
"Saya harap masyarakat Gorontalo dapat berbelanja di Bazar Ramadan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Dengan berbelanja di sini, masyarakat dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan UMKM," kata Ismail.
Bazar Ramadan BI Gorontalo menyediakan beragam produk UMKM, mulai dari olahan pangan, fashion, kerajinan, hingga takjil. Ismail menekankan pentingnya diversifikasi produk UMKM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
"Pemerintah daerah akan selalu mendukung upaya Bank Indonesia dalam mengembangkan UMKM di Gorontalo," tegas Ismail.
Ismail juga berharap Bazar Ramadan BI dapat menjadi contoh bagi kegiatan serupa di Gorontalo.
"Melalui kerjasama yang kuat antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh jajaran pemerintahan, kita harapkan Provinsi Gorontalo dapat menjadi pusat ekonomi yang berkembang dan berdaya saing," tutup Ismail. (*) ADV