Viral Lokal

2 Warga Kabupaten Gorontalo Hina Polisi di Grup Facebook, Berujung Serahkan Diri

Saat ini sedang dilakukan Operasi Keselamatan Otanaha 2024 oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas).

Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 2 Warga Kabupaten Gorontalo Hina Polisi di Grup Facebook, Berujung Serahkan Diri
TribunGorontalo.com/Fernandes
Dua warga Gorontalo menyerahkan diri ke Polresta Gorontalo Kota setelah berkomentar dan menghina polisi di grup facebook. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua warga Kabupaten Gorontalo menghina polisi di grup facebook.

Awalnya akun facebook Feri M Ishak megunggah status di grup facebook.

"Info sekarang sweeping di pohe. dan tangga 2000 hati-hati, mohon lengkapi surat kendaraan anda," tulis Feri pada Kamis (14/3/2024).

Kemudian muncul komentar akun Ika Abdullah yang ternyata digunakan suaminya Andrian Ghani.

"Hahaha Tampaknya Keadaan Isi Kantong Tidak Baik Saja Itu... Hahah," tulisnya.

Ada pula akun Serly Mopangga turut berkomentar di grup facebook yang sama, "So puasa bgtu harap maklum cari uang ba bli for ba buka akan puasa".

Baca juga: BREAKING NEWS: Penyebab Kebakaran RSUD Dunda Gorontalo Diselidiki, Masyarakat Dilarang Masuki TKK

Dua komentar itu dianggap sebagai ujaran kebencian.

Polresta Gorontalo Kota langsung melacak dua pengguna akun facebook tersebut.

Pada Jumat (15/3/2024), Andrian Ghani dan Serly Mopangga menyerahkan diri ke Sat Lantas Kota Gorontalo.

Lalu mereka diarahkan ke Polresta Gorontalo Kota.

Keduanya telah dimintai keterangan oleh Satreskrim telah meminta keterangan 

Sely kini buka suara. Menurut Sely, komentarnya sekadar bercanda.

"Hanya iseng doang," ungkap Sely kepada TribunGorontalo.com, Jumat (15/3/2024).

Kedua pelaku pun diberikan sanksi mengikuti giat Operasi Keamanan Otanaha 2024 mulai Jumat sore sampai Sabtu pagi (16/3/2024) di area bundaran Saronde, Kota Gorontalo.

Hal itu digunakan untuk memberikan efek jera kepada kedua pelaku.

"Untuk mengetahui lelahnya Sat Lantas dan mengetahui kebenaran apakah Lantas selalu mengutamakan duit," ujar Leonardo Widharta, Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota.

Selain itu, Andrian dan Serly telah melakukan klarifikasi melalui sebuah video yang diunggah di sosial media mereka.

 

(TribunGorontalo.com, Fernandes)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved