Ramadan Gorontalo 2024
Banyak Pedagang Dadakan Muncul di Momen Ramadan Gorontalo, Dinas Kesehatan Siaga
Jumlah pedagang takjil baru meningkat pesat, menghadirkan ragam kuliner yang memanjakan mata dan lidah para pembeli.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Bulan Ramadan tahun ini membawa berkah bagi banyak orang di Kota Gorontalo, terutama bagi para pedagang takjil.
Jumlah pedagang takjil baru meningkat pesat, menghadirkan ragam kuliner yang memanjakan mata dan lidah para pembeli.
"Di bulan puasa ini banyak masyarakat yang sebenarnya bukan pedagang. Cuman karena melihat kesempatan untuk mencari rezeki, maka penjual ada di mana-mana," kata Muhammad Kasim, Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, saat ditemui usai melakukan pengawasan bersama BPOM Gorontalo, Rabu (13/3/2024).
Meningkatnya jumlah pedagang takjil ini disambut dengan langkah sigap dari Dinas Kesehatan dan BPOM Gorontalo.
Mereka melakukan pengawasan rutin terhadap kualitas makanan yang dijual untuk memastikan keamanan dan kesehatan bagi para pembeli.
"Pengawasan ini dilakukan dengan dua cara," jelas Kasim.
Pertama, pemeriksaan dilakukan secara terang-terangan bersama BPOM Gorontalo.
Kedua, secara diam-diam dengan membeli kudapan untuk berbuka puasa dan mengujinya di mobil laboratorium milik BPOM Gorontalo.
Hingga saat ini, belum ditemukan pedagang yang menggunakan bahan berbahaya seperti formalin dalam takjil mereka.
Namun, Kasim tetap mengimbau para pedagang untuk selalu memperhatikan kualitas bahan baku dan memastikan makanan yang dijual aman dan layak konsumsi.
"Jika kedapatan penjual yang menggunakan bahan berbahaya, kami tidak segan-segan untuk menindaknya," tegas Kasim.
Menurutnya, penanganannya "pedagang nakal" akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang ditemukan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/pengawasan-takjil-Rabu-1332024-sore-hari.jpg)