Pemkot Gorontalo
Wali Kota Gorontalo dan Koni Rapat Bahas Masalah Kepelatihan hingga Dana Olahraga
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha dapat bersama Koni Kota Gorontalo, Minggu (10/03/2024). Marten menganggap Kota Gorontalo masih kekurangan SDM
Penulis: Andika Machmud | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-Marten-Taha-rapat-bersama-Koni-Kota-Gorontalo-Minggu-1032024-kemarin.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha dapat bersama Koni Kota Gorontalo, Minggu (10/03/2024).
Marten menganggap Kota Gorontalo masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) terutama di bidang kepelatihan.
"Alhamdulillah beberapa sudah punya," ungkapnya saat memberikan sambutan pada rapat tersebut.
Menurutnya, kekurangan pelatih dapat dapat berakibat buruk di masa depan.
Selain itu, mereka juga butuh wasit berkualitas.
"Kapan kita sukses menyelenggarakan event atau kegiatan kejuaraan kalau kita tidak punya wasit yang memadai," jelasnya.
Selain SDM, Marten menyoroti bahwa olahraga membutuhkan pendanaan yang banyak dari segala sektor.
"Olahraga itu butuh duit," ungkapnya.
Menurutnya kesuksesan di bidang olahraga dibarengi pengorbanan.
Marten merasa dengan segala keterbatasan dari instansi pemerintah, swasta dan juga dari masyarakat, olahraga di Gorontalo masih terlihat kesulitan pendanaan.
"Ini yang menyebabkan olahraga tidak bisa maju, karena kita kekurangan dana," jelasnya.
Marten mengaku jika dana dibagi secara proporsional untuk seluruh organisasi di Kota Gorontalo.
"Dengan keterbatasan dana ini kita (pemerintah Kota Gorontalo) berupaya semaksimal mungkin dari berbagai potensi terutama untuk pemerintah," jelasnya.
Marten merasa bersyukur ada beberapa pihak tidak mempermasalahkan mengenai pendanaan.
"Ada yang menjual aset untuk membina di bidang olahraga tertentu," jelasnya.
Berkat mereka, ungkap Marten, dunia olahraga di Gorontalo dapat terus hidup hingga kini.
Marten memberikan pesan untuk seluruh peserta yang mengikuti rapat koordinasi.
Ia berharap dengan rapat ini, seluruh pihak dapat mengetahui potensi, kekurangan dan akan menghadirkan solusi.
"Semua dikupas di sini, tidak ada masalah yang tidak bisa dipecahkan," ungkapnya. (adv)