Minggu, 26 April 2026

Beras Gorontalo

Porsi Nasi di Warung Makan Gorontalo Dikurangi Gara-gara Beras Mahal

Naiknya harga beras memang memberikan dampak yang besar bagi masyarakat, khususnya para pengusaha warung makan.

Tayang:
Penulis: Andika Machmud | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Porsi Nasi di Warung Makan Gorontalo Dikurangi Gara-gara Beras Mahal
TribunGorontalo.com/AndikaMachmud
Seorang penjual makanan di Gorontalo, Selasa (27/2/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Harga beras yang melambung tinggi membuat para pemilik warung makan di Kota Gorontalo harus putar otak.

Cara yang mereka lakukan adalah dengan mengurangi porsi nasi yang disajikan kepada pembeli.

Melisa Darise, karyawan Warung Makan Rans Barokah, menjelaskan bahwa mereka mulai mengurangi porsi nasi sejak dua hari lalu.

Selain itu, harga makanan juga dinaikkan dari Rp 10-12 ribu menjadi Rp 13-15 ribu.

"Pemilik malah senang, agar perputaran ekonomi lebih cepat, dan pembeli puas dengan makanannya, kan saling membantu juga," jelas Melisa.

Untuk tetap membuat pembeli merasa kenyang, Melisa mengatakan bahwa mereka memberikan lauk yang lebih banyak.

Biasanya, pembeli di warung makan Rans Barokah adalah mahasiswa.

Melisa juga mengungkapkan bahwa stok beras premium di minimarket sering tidak tersedia.

Ia akhirnya membeli beras di Sentral dengan harga yang hampir sama dengan beras premium.

Jika harga beras terus naik, Melisa dan pemilik warung makan berencana untuk menjual variasi makanan baru yang tidak membutuhkan nasi, seperti tinutuan, bubur manado, dan milu siram.

Hal serupa juga dilakukan oleh Erni Ibrahim, pemilik Warung Makan Sederhana. Ia mengurangi porsi nasi namun tidak menaikkan harga makanan.

"Di sini Rp 10 ribu sudah dapat nasi, sayur, dan ikan," ungkapnya.

Erni mengakui bahwa keuntungannya dari jualan makanan lebih sedikit saat ini.

Namun, ia tetap bersyukur dengan keadaan sekarang.

Naiknya harga beras memang memberikan dampak yang besar bagi masyarakat, khususnya para pengusaha warung makan.

Siasat yang mereka lakukan ini diharapkan dapat membantu mereka bertahan di tengah situasi yang sulit ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved