Barcelona
Legenda Bayern Munich Sebut Hansi Flick Sangat Cocok jadi Pelatih Barcelona
Legenda Bayern Munich, JavI Martinez, mengomentari rumor ketertarikan Barcelona terhadap Hansi Flick.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelatih-kepala-Bayern-Muenchen-Hans-Dieter-Flick.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Legenda Bayern Munich, Javi Martinez, mengomentari rumor ketertarikan Barcelona terhadap Hansi Flick.
Sebagai mantan pemain yang pernah diasuh Hansi Flick, Martinez memandang gaya bermain mantan manajernya itu sangat mirip dengan filosofi Barca.
“Cara bermain Flick adalah total Barca. Kami bermain dengannya dengan gaya Pep, dengan bek tengah di belakang dan bola keluar dari sana,” ujar Javi kepada Gerard Romero seperti dilansir Barcablaugranes.
Namun terlepas dari gaya permainan, eks pemain timnas Spanyol itu meragukan Flick akan merapat ke Barca karena alasan bahasa.
"Di Bayern dia membuat kami seperti sepeda motor, kami sangat bagus. Untuk Barca? Entahlah, saya khawatir dengan kendala bahasa. Ini sangat penting,” katanya.
Hansi Flick telah dikaitkan dengan kemungkinan pindah ke Barcelona untuk menggantikan Xavi sebagai pelatih.
Flick menikmati kesuksesan besar selama berada di Bayern. Namun ia kesulitan mengasuh timnas Jerman, sehingga Flick dipecat setelah penampilan buruknya pada September 2023.
Barcelona dilaporkan telah melakukan kontak dengan Hansi Flick.
Direktur olahraga Deco sedang berupaya menyelesaikan kesepakatan tersebut, tetapi mereka tidak ingin terburu-buru.
Xavi membuat pengumuman mengejutkan dengan mengatakan bakal hengkang di akhir musim.
Pernyataan Xavi itu keluar setelah Blaugrana menderita kekalahan 5-3 melawan Villarreal.
Sejak saat itu, Barca terus mencari manajer berikutnya. Ada sejumlah kandidat yang dikaitkan dengan pekerjaan itu, termasuk Roberto De Zerbi dari Brighton.
Namun, Hansi Flick tampaknya menjadi kandidat yang paling mungkin.
Menurut Mundo Deportivo, Zahavi berada di Catalonia untuk mendiskusikan Hansi Flick menjadi manajer Barcelona berikutnya dengan presiden klub Joan Laporta.
Terlepas dari laporan tersebut, direktur olahraga Deco telah memutuskan pendekatan terukur dalam memilih pelatih berikutnya.