Berita Ekonomi
Harga Tabung Gas 3 Kg di Pangkalan LPG Kota Gorontalo Dijual Rp18 Ribu, Pembeli Didata Pertamina
Harga gas LPG di Kota Gorontalo relatif sama dalam empat bulan terakhir. Seperti misalnya pangkalan LPG 3 Kilogram (Kg) Terang Mulia
Penulis: Andika Machmud | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/010123-LPG-1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Harga gas LPG di Kota Gorontalo relatif sama dalam empat bulan terakhir.
Seperti misalnya pangkalan LPG 3 Kilogram (Kg) Terang Mulia, harga LPG di kisaran harga Rp18 ribu per tabung.
Warung yang berada di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur ini mengikuti ketentuan Pertamina.
Zulkifli Samau, pemilik usaha, menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa menjual LPG ke semua orang.
Ia mengatakan penjualan disesuaikan data pembeli yang terdaftar.
"Kami tidak jual untuk yang bukan orang sini. Jadi masing-masing pangkalan itu jual ke mereka yang sudah terdaftar KTP-nya," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Minggu (25/02/2024).
Menurut Zulkifli stok gas LPG 3 kg sejauh ini selalu tersedia.
"(Mungkin karena) kita di sini tidak dijual bebas," jelasnya.
Namun ia tidak bisa memastikan apakah gas LPG akan mengalami kenaikan jelang puasa ramadhan nanti.
"Saya itu jualnya di 2023 akhir. Kurang lebih 4 bulanan baru jual. Kemarin soalnya bukan di sini tapi di rumah tetangga," jelasnya.
Zulkifli memliki jatah 60 Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai penerima gas LPG.
Sebelumnya Pertamina hanya memberikan 30 pembeli saja. Lalu ia mengajukan tambahannya.
Setiap satu KTP yang terdaftar akan mendapatkan jatah satu gas LPG per minggu. Semuanya datang sesuai jadwal yang ditentukan.
"Misalnya untuk hari Selasa, itu harus hari Selasa," jelasnya.
Namun biasanya beberapa orang tidak melakukan pengambilan di hari yang ditentukan.
Baca juga: Suara Golkar di DPRD Provinsi Gorontalo Ditopang Yeyen Sidiki hingga Paris Jusuf, Siapa Terbanyak?
Untuk menanggulangi hal tersebut, Zulkifli biasanya mengganti jadwal orang tersebut dengan pembeli lain.
"Misal jadwal Selasa dia tidak datang, lalu ada orang yang terjadwal hari Jumat butuh hari itu, jadi dia bisa ambil dulu. Jadi yang terjadwal Selasa itu pindah ke Jumat," jelasnya.
Rata-rata pembeli gas LPG untuk kebutuhan rumah tangga. Meski beberapa di antaranya untuk usaha.
"Untuk yang usaha, kalau masih ada sisa sampai terakhir itu bisa dibantu. Kalo tidak ada (gas), ya tidak ada," jelasnya.
Jika Zulkifli menjual tabung gas sesuai daftar, lain halnya Rivai Alamri.
Rivai menjual tabung gas manakala ada yang kebutuhan mendesak.
"Kemarin itu banyak yang tanya makanya kami jual," ungkapnya.
Demikian karena Rivai bukanlah pangkalan.
Warung milik Rivai Alamri terletak di Jalan Hi AR Konio, Kelurahan Biawu, Kota Gorontalo dijual Rp25 ribu.
Ia baru berjualan tabunng gas kurang lebih satu bulan lamanya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.