Human Interest Story
Cerita Sopyan Tangahu, Penjual Roti Khas Bandung di Pohuwato Gorontalo
Cerita Sopyan Tangahu (45), seorang penjual roti khas Bandung di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
Penulis: Rahman Halid | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sopyan-Tangahu-warga-Pohuwato-Gorontalo-ddd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO- Cerita Sopyan Tangahu (45), seorang penjual roti khas Bandung di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
Sopyan menawarkan berbagai macam jenis rasa yang menggugah selera.
Roti dijualnya mulai dari rasa coklat keju, coklat, spesial coklat, dan spesial coklat keju.
Sopyan mampu meraup untung sebesar ratusan ribu rupiah dalam semalam
Keberhasilan ini seolah menjadi bukti bahwa kualitas dan variasi rasa yang ditawarkan begitu diminati warga Marisa, Pohuwato
Roti yang dijualnya mulai dari Rp 16.000 untuk rasa standar seperti cokelat atau keju, sedangkan untuk varian spesial seperti cokelat keju atau spesial coklat Rp 23.000
"Roti bandung saya terhitung murah. Tujuan saya hanya ingin membuat pelanggan saya datang lagi untuk membeli, hanya itu!" tuturnya.
Dengan begitu, lanjut Soyan, harga yang terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelanggan yang ingin menikmati sajian kuliner khas Bandung tanpa harus menguras kantong.
"Kebanyakan pelanggan saya datang lagi. Alasannya ingin menikmati lagi kuliner khas bandung," tandasnya.
Isna Majani (32) pembeli roti mengatakan, rasa roti khas Bandung yang dijual oleh Sopyan sangat autentik dan memikat lidah.
"Saya sudah beberapa kali beli roti di sini, selain harganya terjangkau, rasanya juga istimewa. Suka sekali dengan varian cokelat kejunya," tutupnya. (*)
| Sosok Cindy Sakila Dauda, Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter di Gorontalo |
|
|---|
| Polisi Muda di Gorontalo Ini Jualan Siomay Pakai Bentor, Omzet Bisa Jutaan per Malam |
|
|---|
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|