Tentang Cinta

5 Perilaku Pacaran yang Baik tapi Sebenarnya Manipulatif

Jika ditelaah, istilah demikian tak ada salahnya. Karena ketika kita pacaran dengan seseorang, sisi terbaik akan condong ditampakkan.

Editor: Fadri Kidjab
istockphoto
Ilustrasi hubungan pacaran 

Hal ini juga terjadi ketika orang memposting foto yang bukan foto terbaru.

Foto yang diambil satu dekade sebelumnya tidak dianggap terbaru. Bahkan foto dari tahun sebelumnya dapat menghasilkan terlalu banyak perubahan untuk disebut sebagai foto terbaru.

Memposting sesuatu yang menyesatkan adalah perilaku manipulatif meskipun kita mempunyai niat baik dan hanya berharap ada yang memberi kita kesempatan.

Baca juga: Tips Hubungan Langgeng, 10 Hal Ini Wajib Kamu Hindari dalam Hubungan Berkomitmen

3. Menghilangkan informasi tanda bahaya

Arti mimpi putus cinta
(Foto: Play Buzz)

Saya memahami bahwa menjadi orang tua tunggal dengan penyakit kronis dan dua anak dalam spektrum penyakit tersebut mungkin merupakan tanda bahaya bagi orang lain. Orang itu bukan untukku.

Terlepas dari stigma tersebut, saya jujur ​​tentang hal itu karena saya tidak tertarik untuk bermitra dengan seseorang yang harus saya tipu di awal.

Saya lebih suka mengetahui terlebih dahulu apakah orang yang saya ajak bicara adalah pasangan yang cocok untuk saya.

Namun, saya telah bertemu dengan banyak orang yang menyembunyikan masalah besar. Kalau saya bilang saya hanya tertarik pada non-perokok, perokok tidak perlu melamar.

Namun hal itu telah terjadi lebih dari sekali meskipun preferensi saya sudah jelas.

Wajar jika kita ingin menyajikan fakta-fakta yang paling menarik, namun jika kita menyembunyikan tanda bahaya, hal itu akan terungkap.

Orang akan merasa dimanipulasi karena sebenarnya bersifat manipulatif.

Kita harus jujur ​​mengenai karakteristik yang mungkin dianggap sebagai tanda bahaya oleh sebagian orang.

4. Mengabaikan tujuan kencan Anda

Ilustrasi Ramalan Cinta Zodiak Libra hingga Pisces, Jumat (8/12/2023).
(Foto: Freepik)

Hal ini terus menjadi tantangan. Banyak orang mengatakan bahwa mereka mencari hubungan jangka panjang tetapi kemudian mengungkapkan bahwa mereka hanya tertarik pada pertemuan biasa.

Hal ini menipu dan menghilangkan kesempatan calon mitra untuk memberikan persetujuan penuh.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved