Berita Sepak Bola
Juventus Dilema, Tetap Bersama Allegri atau Beralih ke Pelatih Muda?
Juve harus menentukan arah organisasi mereka. Mereka bisa mempertahankan status quo dengan Max Allegri, atau mengambil langkah berani dengan sepenuhny
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Juventus harus membuat keputusan besar di bursa transfer musim panas, namun bukan terkait pemain yang datang atau pergi.
Juve harus menentukan arah organisasi mereka. Mereka bisa mempertahankan status quo dengan Max Allegri, atau mengambil langkah berani dengan sepenuhnya merangkul gerakan para pemain muda dan pelatih inovatif.
Sebagian besar sinyal menunjukkan Giuntoli dan petinggi Juve lebih memilih bermain "aman" dengan Allegri.
Namun para pendukung Juventus yang frustrasi berpendapat bahwa terus-menerus berada di bawah harapan bukanlah hal yang aman.
Laporan terbaru dari Max Nerozzi dari Corriere Torino menyebutkan bahwa Allegri "tidak mungkin" tetap menjadi pelatih Juventus pada 2024/25 dan klub telah melakukan survei awal untuk melihat Thiago Motta dari Bologna.
Ada opsi lain untuk manajer di Juve, tetapi tampaknya Motta adalah satu-satunya target nyata untuk menggantikan Allegri saat ini. Juve hampir tidak dikaitkan dengan siapa pun lainnya.
Baca juga: Kartu Biru Bakal Diuji Coba untuk Sepak Bola Profesional: Apa Artinya?
Alasan Pergeseran ke Thiago Motta Masuk Akal
Motta membawa Bologna ke persaingan Liga Champions, dengan Rossoblù hanya tertinggal tiga poin di belakang Atalanta yang berada di posisi keempat Serie A.
Bologna memiliki beberapa pemain muda paling menarik di liga, termasuk dua target transfer potensial Juventus: mantan striker Bayern Munich Joshua Zirkzee dan pemain bertahan yang lebih menarik lagi, Riccardo Calafiori.
Thiago Motta adalah gelandang hebat yang diremehkan untuk PSG dan klub top Eropa lainnya sebelum berpotensi menjadi manajer yang lebih baik. Hanya Simone Inzaghi yang lebih dihormati di kalangan Serie A saat ini.
Baca juga: Pemain Muda Manchester United Diperingatkan untuk Berlatih Keras jika Ingin di Level Atas
Allegri telah meningkatkan Juve musim ini, hingga mereka secara sah kembali bersaing untuk Scudetto.
Namun, setelah kalah telak dari rival Inter Milan, Bianconeri masih jelas berada di bawah finalis Liga Champions 2022/23.
Dengan pemain muda berbakat dan kebutuhan akan kreativitas serangan yang lebih baik serta ide-ide yang lebih segar untuk permainan Italia modern, Juve memiliki semua bahan yang diperlukan untuk pergantian pelatih ke seseorang seperti Motta.(*)
++Artikel dioptimasi dari thetrivelaeffect
| Manchester United Tak Akan Pecat Ruben Amorim Sebelum Laga Sunderland, Roy Keane Bisa Jadi Pengganti |
|
|---|
| Balas Dendam Manis Ousmane Dembele, Dicap Gagal di Barcelona Kini Peraih Ballon d'Or 2025 |
|
|---|
| Hugo Ekitike Selangkah Lagi Gabung Liverpool, Masa Depan Nicolas Jackson di Chelsea Terancam? |
|
|---|
| Resmi! Luka Modric Gabung AC Milan, Tinggalkan Real Madrid Sebagai Legenda Terbesar |
|
|---|
| Rafael Leao Ucapkan Selamat Tinggal untuk Theo Hernandez yang Akan Gabung Al-Hilal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/130423-allegri.jpg)