Berita Sepak Bola

Transfer Deadline Day Sepi: Era Belanja Meleroy Klub-Klub Liga Premier Berakhir?

Biasanya bursa transfer musim dingin dipenuhi aksi klub jorjoran belanja pemain, tapi tahun ini suasananya adem ayem. Ada apa sebenarnya?

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Darren Walsh/Chelsea FC via Getty Images
Enzo Fernandez terlambat datang ke Chelsea pada bursa transfer Januari 2023 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Hari Transfer Deadline Day sudah di depan mata, tapi kok sepi?

Biasanya bursa transfer musim dingin dipenuhi aksi klub jorjoran belanja pemain, tapi tahun ini suasananya adem ayem. Ada apa sebenarnya?

Selama bertahun-tahun, jurnalis rela camping berhari-hari di luar pusat latihan demi berita transfer terbaru.

Setiap pergerakan pemain atau manajer diliput hingga detail, bahkan ada yang sampai mewawancarai Harry Redknapp di sela-sela kaca mobilnya.

Perlahan tapi pasti, hiruk-pikuk Transfer Deadline Day mulai meredup. Liputan berita ala kejar-kejaran OJ Simpson sudah jarang terlihat.

Setiap transaksi transfer, meski kecil-kecilan, dikawal ketat media dengan harapan ada transfer "bom" dadakan.

Transfer Besar Biasanya Terjadi di Musim Panas

Sebenarnya, transfer "wah" lebih sering terjadi di musim panas. Saat itu, klub sudah punya rencana matang dan anggaran khusus untuk belanja pemain.

Aktivitas di Januari biasanya dilakukan klub yang butuh suntikan tenaga ekstra di akhir musim, atau klub panik yang mencoba memperbaiki performa dengan membeli pemain baru meski belum tentu dibutuhkan.

Musim lalu, Chelsea di bawah kepemilikan Todd Boehly dan Behdad Eghbali sempat menjadi pengecualian.

Mereka menerapkan strategi agresif ala Amerika Serikat dengan mendatangkan pemain muda berbakat seperti Enzo Fernandez, Mykhailo Mudryk, Noni Madueke, dan lainnya.

Total belanja mereka mencapai £285,6 juta, memecahkan rekor transfer Inggris.

Klub lain memang mengikuti, tapi tidak se-ekstrem Chelsea. Liverpool merekrut Cody Gakpo, Leeds United mendatangkan Georginio Rutter, Newcastle United merekrut Anthony Gordon, dan Arsenal mendapatkan Leandro Trossard.

Total belanja klub-klub Eropa kala itu hampir mencapai £1 miliar, dengan mayoritas berasal dari Premier League.

Khawatir Aturan Finansial Berlaku, Klub Tahan Diri

Tahun ini ceritanya berbeda. Rumor transfer pemain bintang sepi, dan aktivitas transfer klub-klub besar sangat minim.

Ada alasan di baliknya: mereka khawatir aturan finansial baru yang lebih ketat akan benar-benar "menggigit".

Bisa jadi, kita sedang menyaksikan akhir sebuah era keemasan bursa transfer yang penuh kejutan dan belanja jorjoran. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved