Viral Nasional

Nasib Tragis Pria Lansia Stroke Tewas dalam Insiden Kebakaran Rumah Elit Surabaya

Karena menderita stroke, ia tak bisa melarikan diri saat kebakaran rumah elit di kawasan North Emerald Mansion, Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya

Editor: Fadri Kidjab
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Satu orang lansia keadaan stroke diduga tewas terpanggang dalam insiden kebakaran sebuah rumah elit kawasan North Emerald Mansion, Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, Sabtu (13/1/2024) malam. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Nasib tragis pria lansia di Surabaya.

Karena menderita stroke, ia tak bisa melarikan diri saat kebakaran rumah elit di kawasan North Emerald Mansion, Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, Sabtu (13/1/2024) malam.

Pria berinisial ST (61) diketahui menderita stroke separuh badan selama setahun terakhir.

Menurut keponakan korban, Michael Santoso, pamannya memang tinggal seorang diri.

"Terakhir 2 orang jaga. Korban tinggal sendirian. Usia kelahiran 1963. Iya sakit stroke, setahunan. Enggak bisa, bisa bergerak, separuh aja, sebelah kiri," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi.

Jasad korban ditemukan damkar

Sekitar delapan unit pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api.

Ketika personel memeriksa dalam rumah, ternyata mereka menemukan korban terlentang di tempat tidur dengan kondisi tak bernyawa.

Baca juga: Sosok Teungku Mulia Nata, Mahasiswa Asal Aceh yang Meninggal Dunia usai Tertimpa Batu di Mesir

Berdasarkan penjelasan damkar, area yang terbakar dalam rumah dua lantai berukuran 25 m x 10 m tersebut, berada di dalam kamar pribadi yang dihuni oleh korban.

"Ditemukan di kamar, lokasinya. Jadi yang terbakar lokasinya di kamar. Satu ruang aja. Iya korban terbakar," katanya.


Rini menjelaskan, proses pemadaman kebakaran tersebut pertama kali dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran komplek perumahan.

Kemudian, dibantu oleh truk pemadam kebakaran dari DPKP Kota Surabaya.

"Begitu laporan api sudah besar. Kemudian berasap, dari teman-teman Citraland sudah melakukan penyemprotan dan teman DPKP hadir bersama lalu menyemprot. Informasinya ada di dalam kamar. Posisi kobaran api," katanya.

Disinggung mengenai dugaan penyebab kebakaran, Rini menegaskan, penjelasan mengenai hal tersebut bakal disampaikan oleh pihak kepolisian melalui hasil penyelidikan mendalam yang melibatkan Tim Inafis Polrestabes Surabaya.

"Dugaan sementara, menunggu dari Tim Inafis," pungkasnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com 

Sumber: TribunJatim
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved