Penggusuran di Pantai Botutunuo
Nasib Pedagang Korban Penggusuran di Pantai Botutonuo Gorontalo, Stres Kehilangan Mata Pencaharian
Area Pantai Wisata Botutonuo digusur. Pergusuran ini dilakukan sejak kemarin, Kamis (5/1/2024) siang.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-Pantai-Botutonuo-pasca-penggusuran.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Area Pantai Wisata Botutonuo digusur. Pergusuran ini dilakukan sejak kemarin, Kamis (5/1/2024) siang.
Sejumlah 40 gazebo, satu rumah, dan satu wisata kuliner diratakan dengan tanah oleh Satpol PP dan kepolisian.
"Ini digusur kemarin jam 10.30 Wita," ujar Mirna Saleh kepada TribunGorontalo.com, warga Desa Botubarani.
Penyebab pergusuran diduga karena sengketa lahan. Pemilik lahan berniat mengosongkan area pantai Botutonuo tepatnya di lorong lima.
Empat gazebo dan satu rumah jadi korban penggusuran. Mereka sedih kehilangan mata pencaharian dan tempat tinggal mereka.
"So stres saya," ujar warga pemilik gazebo yang digusur saat ditemui TribunGorontalo.com, Jumat (5/1/2024).
Area pesisir pantai seluas 100 meter telah rata dengan tanah. Praktis tak ada lagi bangunan di lorong lima tersebut.
Tampak warga mengumpulkan puing-puing sisa bangunan gazebo miliknya.
Pemilik gazebo itu ada yang berprofesi guru, nelayan, pemilik kios. Namun ada pula yang menggantungkan hidupnya di tempat wisata Kabupaten Bone Bolango itu.
Warga Botutonuo, Juriada Tilome hanya bisa terpaku menatap puing-puing rumahnya yang sudah ditinggali selama delapan tahun.
Wanita akrab disapa Juri itu masih tak menyangka nasib buruk menimpanya saat ini. Padahal ia memiliki sertfikat tanah.
"Itu rumah di atas tanah milik saya, ada sertifikatnya tapi kenapa ikut digusur," ujarnya.
Sekarang Juri menumpang di gajebo milik saudaranya yang tidak jauh dari rumahnya. Sementara barang-barang pribadinya dititip di rumah tetangga.
Juri sekarang menjual minuman di gazebo milik kakak kandungnya.
Baca juga: Viral! Detik-detik Pembongkaran di Wisata Pantai Botutonuo Gorontalo, Ada Warga Kena Lemparan Batu
Viral di media sosial
Baru-baru ini viral di facebook pembongkaran gazebo di wisata Pantai Botutonuo.
Aksi itu dibagikan pengguna akun facebook Nurfadila Wartabone Mey melalui live streaming, Kamis (4/1/2024).
Dalam video berdurasi 38 menit itu diawali satpol-PP dan sejumlah petugas kepolisian mendatangi tempat wisata Botutonuo. Mereka sedang bercerita dengan salah seorang warga di sana.
"Ini di Botutonuo, dia bongkar semua petak-petak semua di Lorong Lima," ujar Nurfadila dalam video tersebut.
Warga setempat mengerumuni satpol PP dan anggota kepolisian tersebut.
Ada pula beberapa warga yang berusaba menghalangi pembongkaran tersebut dengan dalih tanah itu milik mereka.
Terjadi adu mulut antara pemilik lahan dengan warga.
"Jangan bongkar, jangan bongkar. Tanah negara ini," teriak salah satu warga di dalam video tersebut.
"Woy woy jangan bongkar uti jangan bongkar," teriak warga lainnya.
Di menit ke 4:21 terlihat bahwa proses pembongkaran mulai dilakukan. Proses pembongkaran tersebut juga masih dipadati warga.
Beberapa warga juga menghalangi proses pembongkaran tersebut, namun satpol PP tetap membongkar gazebo tersebut.
Terdengar pula isak tangis dari warga sepanjang pembongkaran tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.