Senin, 9 Maret 2026

Polda Gorontalo

Kapolda Gorontalo Ungkap Penerimaan 21.000 Karyawan di Perusahaan Tambang, 3.000 Dibuka Maret 2024

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Ramano Yoyol mengungkap akan ada penerimaan capai 21.000 pekerja di perusahaan tambang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Kapolda Gorontalo Ungkap Penerimaan 21.000 Karyawan di Perusahaan Tambang, 3.000 Dibuka Maret 2024
TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Romano Yoyol 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo-- Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Romano Yoyol mengungkap akan ada penerimaan capai 21.000 pekerja di perusahaan tambang.

Bahkan penerimaan akan dibuka mulai Maret 2024 sebanyak 3.000 pekerja. Lowongan akan dibuka setiap 3 bulan sekali. 

Hal itu diungkapkannya saat konferensi pers Polda Gorontalo, terkait dengan laporan kinerja polda sepanjang tahun 2023. Katanya Provinsi Gorontalo sangat membutuhkan lulusan dan sarjana teknik. 

Angesta menyinggung tenaga kerja Gorontalo yang masih sangat minim sarjana tekniknya. 

"Kita sadari bersama bahwa ke depan, pertambangan kita akan lebih banyak dari Morowali," ungkapnya. 

Angesta sering mengungkapkan di Kampus Gorontalo, yang dibutuhkan adalah Insinyur Teknik Gorontalo. 

"Saya contohkan di PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) Pohuwato, sarjana kita banyak tapi tidak digunakan," tutur Angesta. 

"Karena apa? Karena yang dibutuhkan adalah tenaga kerja teknik. Kasian adik-adik kita yang ingin melanjutkan kariernya," tambahnya. 

Lebih lanjut Angesta mengungkapkan bahwa pada Maret k edepan, akan ada perekrutan besar-besaran sebanyak 3.000 tenaga kerja. 

Bahkan penerima tersebut akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulanan. 

Puncaknya akan mentok di sekitar 21.000 karyawan yang akan diterima. 

"Jika seandainya Kampus Gorontalo bisa memenuhi itu, maka semuanya bisa kita arahkan dan pasti akan diterima di sana," pungkasnya. 

3 Kasus Menonjol Ditangani Polda Gorontalo Sepanjang 2023

Sedikitnya ada 3 kategori kasus menonjol yang menyita publik Gorontalo selama 2023

Kasus-kasus tersebut kini masih ditangani oleh Polda Gorontalo. 

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Romano Yoyol membeberkan hal itu dalam pemaparannya, Kamis (28/12/2023). 

"Pertama adalah tindak pidana pertambangan tanpa izin," terang Angesta. 

Ia menyebut dalam hal ini, pertambangan tanpa izin tersebut berjumlah delapan kasus. 

Secara keseluruhan kasus tersebut kini telah masuk pada tahap dua. 

"Termasuk empat kasus di Pohuwato, semuanya kita sudah majukan," jelas Angesta. 

Kasus berikutnya adalah tindak pidana Migas. Angesta mengatakan bahwa ada dua migas yang saat ini masih dalam tahap penyidikan. 

Selanjutnya untuk tindak pidana pertambangan mineral dan batu bara. 

Pada kasus ini, dibagi dalam dua kategori, yakni batu hitam sebanyak 3 kasus dan merkuri tercatat dua kasus. 

"Kasus merkuri ada dua, satu sementara penyidikan dan yang satunya sudah tahap dua," rinciannya. 

Sementara tiga kasus untuk batu hitam, dua diantaranya masih dalam tahan penyidikan dan satunya dalam tahap dua. 

"Semua kasus pertambangan, kita terbuka kepada publik perihal penindakannya," tugasnya. 

Angesta menyebut, pihaknya selalu transparan kepada publik. 

"Dan rekan-rekan sekalian pasti sudah tau, barang buktinya ada di sini. Bila perlu cek di bagian samping gedung Humas Polda," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved