Berita Viral
Niatnya Melerai Tawuran, Polisi Ini Malah Dikeroyok Geng Motor
Baru-baru ini anggota polisi dikeroyok gang motor viral di media sosial. Dalam video berdurasi singkat yang dibagikan akun gegana_id tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pengeroyokan-polisi-oleh-geng-motor.jpg)
Faisal mengakui laporan perkara itu telah diterima, tetapi setelah dilakukan penyelidikan semua telah diselesaikan.
"Perkara telah masuk, tetapi setelah menempuh jalur damai semua bisa diselesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya.
Anak korban Arifin Bakari mengakui ada upaya damai tetapi ayahnya masih butuh perawatan yang lebih lama lagi.
"Sudah selesai kasusnya, cuma sebagai anak, saya merasa perlu merawat lagi ayah saya, karenawajah dan badannya masih sakit," tegasnya.
Arifin berharap hal yang sama tidak terjadi lagi kepada warga Pohuwato kedepan.
"Semoga hanya ayah dan kakak saya yang mengalami perkara ini dan tidak akan di alami oleh warga Pohuwato lain," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Talib Bakari (58), warga Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo diduga dikeroyok oknum polisi.
Insiden berawal ketika Iwan Bakari (32), putra dari Talib Bakari mengadu dirinya dipukul polisi di sebuah warung, Kamis (16/11/2023).
Iwan Bakari kala itu bersama dua adik iparnya, Utun dan Iswan, mengantar solar ke lokasi pertambangan.
Mobil mereka kemudian berhenti di sebuah kios untuk membeli sebungkus rokok.
Utun yang turun dari mobil tiba-tiba dihadang pria berseragam polisi. Mereka lantas menanyakan kepada Atun, Siapa bosmu?"
Utun seketika menunjuk Iwan Bakari yang saat itu menunggu di dalam mobil.
Mendengar keributan, Iwan turun dari mobilnya. Ia lalu mendekati polisi dan mengaku dia adalah bosnya.
Iwan pun berbicara secara terbata-bata, membuat polisi curiga. Iwan sontak ditendang di bagian perut dan pukulan di bagian pelipis kanan.
Tak terima perlakuan polisi, Iwan dan dua iparnya tancap gas dan melaporkan kejadian itu kepada ayahnya, Talib.