Minggu, 8 Maret 2026

Pilpres 2024

Saat Putra Presiden Jokowi dan Putri Wapres Ma'ruf Amin Bersebrangan di Pilpres 2024

Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan putri Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memilih jalan yang bersebrangan dalam kontestasi Pilpres 2024.

Tayang:
Editor: Nandaocta
zoom-inlihat foto Saat Putra Presiden Jokowi dan Putri Wapres Ma'ruf Amin Bersebrangan di Pilpres 2024
Kompas/Fabian Januarius Kuwado
Calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presidennya Maruf Amin mendatangi Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/9/2018). Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan putri Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin beda haluan dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan putri Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memilih jalan yang bersebrangan dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Sebagaimana diketahui, dua putra Presiden Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep telah terjun ke dunia politik.

Gibran yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Solo digandeng oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto.

Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bersaing dengan dua pasangan calon lain (paslon) lain, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Baca juga: Kala Anies Baswedan Janji Pecat Pejabat yang Punya Konflik Kepentingan jika Nanti Jadi Presiden

Baca juga: Viral Baliho Prabowo-Gibran di Pos Polisi Mojokerto, TPN Ganjar-Mahfud: Jelas Melanggar Aturan

 

 

Sementara itu, Kaesang Pangarep yang belum lama ini bergabung dengan partai politik (parpol), telah diamanahi untuk menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Beberapa saat setelah Kaesang ditunjuk sebagai pemimpin baru partai, PSI akhirnya mengumumkan arah dukungannya politiknya pada Pilpres 2024.

Partai berlogo bunga mawar itu merapat ke KIM dan mendukung pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran.

Praktis, arah politik keluarga Jokowi mulai bergeser, yang sebelumnya identik dengan PDIP kini justru mesra dengan kubu Prabowo.

Sementara itu, sikap berbeda ditunjukkan oleh putri Wapres Ma'ruf yang bernama Siti Nur Azizah.

Ia telah menyatakan dukungannya kepada pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024.

Siti Nur Azizah menilai Ganjar-Mahfud sangat layak untuk menjadi pemimpin Indonesia.

Dalam hal ini, ia menyebut soal kapasitas, integritas, hingga jejak langkah kedua sosok itu selama ini.

 

Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan putrinya, Siti Nur Azizah
Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan putrinya, Siti Nur Azizah (ist)

 

Baca juga: Kata Kubu Prabowo soal Ucapan Ndasmu Etik, Klaim Video Sudah Dipotong-potong: Jadi Multitafsir

Pernyataan itu dilontarkannya seusai menghadiri acara peresmian Sekretariat Nasional (Seknas) Barisan Advokasi Keadilan Indonesia untuk Ganjar-Mahfud (Baki Gama) 03 di Gedung Fuyinto Sentra Mampang, Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Rabu (20/12/2023) malam.

“Secara kapasitas, secara integritas, secara jejak langkah layak (memimpin Indonesia) untuk kami berikan amanah, untuk bisa memperjuangkan amanah dari reformasi."

"Dan itu yang dilakukan Pak Ganjar dan Pak Mahfud sebagai capres dan cawapres,” ucapnya.

Ketika ditanya apakah dirinya sempat berdiskusi dengan sang ayah perihal dukungannya kepada Ganjar-Mahfud, Nur Azizah menyebut Ma'ruf Amin hanya menitipkan beberapa pesan.

Dewan Pembina Baki Gama 03 ini menjelaskan, Wapres Ma'ruf berharap demokrasi di Indonesia bisa berjalan dengan jujur dan adil sehingga bisa menghadirkan pemimpin yang sesuai harapan masyarakat.

“Kalau beliau kan (Ma’ruf Amin) sebagai negarawan tentu berharap demokrasi bisa berjalan dengan lancar dan baik dan juga secara jujur adil, ya."

“Dan juga tentu demokrasi bisa berjalan dengan baik bisa menghasilkan pemimpin tentu bisa menyelesaikan apa yang jadi harapan dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Menanggapi dukungan tersebut, Ganjar Pranowo mengatakan ini merupakan bagian dari energinya dalam menyongsong Pilpres 2024.

Ia mengaku beberapa kali bertemu dengan Ma’ruf Amin serta mendapatkan nasihat mengenai persoalan bangsa. 

“Dukungan Ibu Azizah terima kasih, saya juga pernah sowan ke KH Ma’ruf Amin dan mendapatkan banyak nasihat."

"Dan sekarang putrinya bersama kami tentu kami sangat senang karena ini bagian dari energi kita, apalagi beliau penting buat kami,” ucap Ganjar.

 

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Berikut perbandingan elektabilitas tiga pasangan capres-cawapres di Jawa Tengah (Jateng) menurut survei terbaru jelang Pilpres 2024.
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Berikut perbandingan elektabilitas tiga pasangan capres-cawapres di Jawa Tengah (Jateng) menurut survei terbaru jelang Pilpres 2024. (Kolase Tribunnews)

 

Keluarga Jokowi, Prabowo, PDIP, dan Ganjar pada Pilpres 2024

Situasi yang terjadi antara keluarga Jokowi, Prabowo, PDIP, dan Ganjar kemudian menjadi perbincangan hangat.

Partai berlogo banteng moncong putih itu beberapa kali melemparkan kritik kepada Jokowi, seperti belum lama ini yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto.

Hasto mengkritik program pemerintahan Presiden Jokowi. Ia menyebut program bantuan sosial dan bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah tidak tepat sasaran.

Hasto menyampaikan pendapatnya itu ketika mengunjungi Pasar Jaten, Kampung Jawi, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023).

Dalam kunjungannya tersebut, Hasto memperkenalkan program kartu terpadu untuk Indonesia atau KTP Sakti.

Itu merupakan program yang diusung oleh calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 di Pilpres 2024, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

KTP Sakti ini akan mengintegrasikan seluruh program dari Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Prakerja, dan lainnya menjadi satu data.

"Jadi, nanti urusan anti stunting, kemudian kebutuhan gizi cukup, urusan anak-anak agar sehat dari kandungan itu dimulai dengan pendataan penduduk digitalisasi yang semua diintegrasikan melalui KTP Sakti," kata Hasto.

Hasto menyatakan, program ini digagas Ganjar Pranowo-Mahfud MD karena selama ini penyaluran bansos dan BLT tidak tepat sasaran.

"Mengapa Pak Ganjar memprioritaskan ini? Karena banyak bansos yang tidak tepat sasaran, betul? Ada BLT yang tidak tepat sasaran, betul?" ujar Hasto lalu dijawab betul oleh warga setempat.

Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini mengajak warga agar berpikir matang sebelum menentukan pilihannya di Pilpres 2024.

"Cari yang punya pengalaman, cari yang berprestasi, cari yang hebat, cari yang berkinerja tinggi, itu ada di Pak Ganjar-Mahfud," jelasnya.

 

Atlet pencak silat peraih emas kategori tanding putra kelas C Hanifan Yudani Kusumah ajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto berpelukan bersama, di GOR Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/8/2018). 
Atlet pencak silat peraih emas kategori tanding putra kelas C Hanifan Yudani Kusumah ajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto berpelukan bersama, di GOR Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/8/2018).  (Instagram.com/prabowo)

 

Selain itu, dalam kunjungannya tersebut, Hasto mengatakan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, adalah antitesa Presiden Jokowi.

Pernyataan itu dilontarkannya untuk menanggapi pendapat Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yang mengaku belum memahami posisi Ganjar Pranowo dalam debat perdana capres.

Hasto meminta putra bungsu Presiden Jokowi itu tidak perlu bingung terhadap posisi Ganjar.

"Ya, Mas Kaesang seharusnya enggak perlu bingung kalau kita lihat dari Pak Anies (Anies Baswedan) memang anti status quo," kata Hasto.

Sementara Prabowo, jelas Hasto, merupakan antitesis Presiden Jokowi sebab gaya kepemimpinannya berbeda.

"Kalau kita lihat dari Pak Prabowo, dari rekam jejaknya, dari program, karakter, gaya kepemimpinannya, Prabowo antitesa dari Pak Jokowi," ujarnya.

Hasto lantas memberikan satu contoh, yakni perihal meningkatnya anggaran belanja alat utama sistem persenjataan luar negeri (alutsista) Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Di bawah kepemimpinan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), anggaran alutsista mencapai 25 miliar dolar AS atau setara Rp386 triliun pada 2024.

Ia pun menyayangkan langkah tersebut karena dilakukan di tengah tingginya harga kebutuhan pokok rakyat.

"Contohnya apa, ketika rakyat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok, Pak Prabowo malah menambah utang luar negeri untuk membeli alutsista," ucap Hasto.

 

Dari kiri ke kanan: Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Kaesang Pangarep. Ini sikap keluarga Jokowi soal Gibran yang diusung oleh Golkar untuk menjadi cawapres Prabowo. Jokowi merestui sang anak, sementara Iriana mengacungkan jempol dan Kaesang kecewa.
Dari kiri ke kanan: Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Kaesang Pangarep. Ini sikap keluarga Jokowi soal Gibran yang diusung oleh Golkar untuk menjadi cawapres Prabowo. Jokowi merestui sang anak, sementara Iriana mengacungkan jempol dan Kaesang kecewa. (Kolase Tribunnews.com)

 

Kaesang Bingung Posisi Ganjar

Sebelumnya, Kaesang Pangarep mempertanyakan posisi Ganjar Pranowo dalam debat capres beberapa waktu lalu.

Kaesang menilai, pernyataan capres nomor urut 1, Anies Baswedan, sudah jelas dengan perubahannya.

Begitu pula dengan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, yang bertekad untuk melanjutkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Akan tetapi, Kaesang mengaku masih bingung dengan arah pernyataan yang disampaikan Ganjar.

"Nomor satu untuk perubahan, saya kira Pak Anies kemarin apa-apa setiap perkataan beliau ada yang kurang, nanti akan diubah, apa-apa akan diubah," kata Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta, Jumat (15/12/2023).

"Kalau Pak Prabowo sudah jelas juga akan melanjutkan."

"Memang kalau untuk Pak Ganjar, saya masih bingung dari positioning-nya seperti apa," jelas Kaesang.

Sementara itu, dalam menanggapi pernyataan Kaesang, Ganjar mengatakan bahwa slogannya dengan Mahfud MD ialah cepat dan unggul.

"Cepat itu merespons segala persoalan masyarakat yang hari ini membutuhkan sesuatu dari pemerintah. Konteksnya pelayanan," kata Ganjar kepada awak media di UGM, Yogyakarta, Selasa (19/12/2023).

Menurutnya hal itu bisa dilakukan jika pemerintah dapat mempermudah pelayanan. 

Sementara untuk slogan unggul dikatakan Ganjar, terkait menyambut Indonesia emas di tahun 2045 mendatang.

"Unggul itu karena kita menuju 2045. Kalau ekonomi tidak tumbuh, sumber daya manusianya tidak unggul, bonus demografinya tidak dimanfaatkan dengan baik. Kita mau bicara apa?" jelasnya.

Mantan Anggota Komisi II DPR RI itu menegaskan Indonesia emas 2045 bukan sekadar cerita semata.

"Jadi tidak sekadar cerita anti atau tidak setuju. Tapi bagaimana kita melompat lebih tinggi lagi," tegasnya.

(Tribunnews.com/Deni/Reza Deni/Fersianus Waku/Rahmat Fajar Nugraha)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Putra Presiden Jokowi dan Putri Wapres Ma'ruf Amin Beda Haluan pada Pilpres 2024

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved