Pemkot Gorontalo
38 Pelaku Usaha Terima Rp 228 Juta dari Pemkot Gorontalo, Dampak Pekerjaan Drainase Nani Wartabone
Sedikitnya ada 38 usaha di sekitar Jalan Nanti Wartabone, Kota Gorontalo mendapat Rp 6 juta untuk setiap pelaku usaha.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nixon-Rahman-668788.jpg)
TRIBUNGORONTALO. COM, Gorontalo -- Sedikitnya ada 38 usaha di sekitar Jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo mendapat Rp 6 juta untuk setiap pelaku usaha.
Total bantuan mencapai Rp 228 Juta
Proyek pekerjaan jalan dan drainase di Jalan Nani Wartabone berdampak signifikan bagi masyarakat.
Selain pengendara jalan yang sering mengalami kemacetan saat melewati jalan tersebut, pelaku usaha yang beroperasi di sepanjang jalan juga tidak luput dari imbasnya.
Kadis Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Kota Gorontalo Nixon Rahman, mengungkapkan beberapa usaha telah dibantu dengan program bantuan dari Disnaker Koperasi dan UMKM.
"Jadi kita sudah alokasikan sejumlah anggaran untuk sebagian dari mereka yang terkena dampak, " ujar Nixon.
"Setiap pelaku usaha kami beri bantuan sebesar Rp 6 juta," tambahnya.
Dengan begitu lanjut Nixon, pelaku usaha setidaknya dapat terbantu meski tidak seberapa.
Menurutnya tak ada kendala sampai pada proses penyaluran. Hanya saja, kuota penerima masih sangat terbatas.
"38 pelaku usaha itu sepanjang tahun ini, dan mungkin kedepannya bisa kita alokasikan lagi," terangnya.
Nixon menyebut jika sepanjang tahun 2023, sebanyak 500 an orang telah difasilitasi untuk mengikuti kegiatan loka latihan kerja (LLK).
"Dan sebagian dari mereka kita beri berikan bantuan sarana usaha," kata Nixon.
Setiap usaha mendapat bantuan fasilitas senilai Rp 2,5 juta. "Tapi bukan dalam bentuk uang, melainkan fasilitas yang sesuai dengan usahanya," terangnya.
Fasilitas tersebut lanjut Nixon, seperti kompresor dan kunci-kunci bagi mereka yang punya usaha bengkel, mesin cuci dan sabun untuk yang usaha laundri dan bahan pokok makanan bagi mereka yang punya usaha dagang.
"Setelah menerima kita juga melakukan evaluasi guna memastikan jika bantuan tersebut tepat sasaran," tandasnya. (*)