Manchester United

Bahkan Dimitar Berbatov Naik Darah Tiap Nonton Manchester United

Manchester United tengah terombang-ambing di lautan kompetisi Liga Premier. Alih-alih semakin menunjukkan taji, Man United terus inkonsisten musim ini

Editor: Fadri Kidjab
Kolase TribunGorontalo.com
Dimitar Berbatov mengungkapkan kekesalannya menyaksikan permainan Manchester United 

TRIBUNGORONTALO.COM – Manchester United tengah terombang-ambing di lautan kompetisi Liga Premier Inggris.

Alih-alih semakin meroket, Man United terus menjalani musim 2023/24 dengan performa inkonsisten.

Wajar saja apabila banyak penggemar menilai performa tim asuhan Erik ten Hag sangat membosankan.

Hal itu juga dirasakan oleh mantan bintang Setan Merah yang pernah merumput bersama Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney di era Sir Alex Ferguson. Yup, dia adalah Dimitar Berbatov.

Menurut pria berdarah Bulgaria itu, Manchester United membuatnya kesal. Ia mengaku frustasi menonton tim kesayangannya di layar kaca.

Sejatinya ia memaklumi kondisi permainan buruk karena ia pernah merasakan hal yang sama ketika masih aktif bermain.

Baginya membela klub top Eropa tentu saja memiliki hasrat haus gelar.

“Inkonsistensi selalu membuat frustrasi,” kata Berbatov dalam wawancara dengan Betfair seperti dikutip dari Manchester Evening, Rabu (13/12/2023).

"Hal yang sama terjadi ketika saya bermain. Kadang-kadang kami memainkan pertandingan-pertandingan hebat yang diikuti oleh dua atau tiga pertandingan buruk dan sekali lagi Anda akan menunjukkan apa yang bisa Anda lakukan," tambahnya.

Hanya saja, penampilan buruk MU tak seperti sekarang. Eks pemain nomor 9 itu tak mengerti apa yang terjadi pada Man United saat ini.

Baca juga: Rapor Pemain Real Madrid Kontra Union Berlin, Jude Bellingham Masih Jawara

(Foto: Manchester United/Getty Images)
(Foto: Manchester United/Getty Images)

Dahulu memang Man United sempat mengalami masa-masa buruk tapi itu berangsur singkat dan MU kembali bangkit.

"Tentu saja dulu, penampilan-penampilan (buruk) itu tidak sesering sekarang. Saat saya menonton pertandingannya sekarang, saya merasa kesal dan marah. Saya mengerti karena saya pernah (bermain) di sana dan saya tahu apa yang bisa terjadi.

“Ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tapi Man United perlu memastikan mereka tidak menunggu sampai mereka terpuruk," ujarnya.

Di bawah kepemimpinan Erik ten Hag, MU sempat menikmati musim pertama yang cemerlang di Old Trafford. Setan Merah lolos ke Liga Champions setelah sebelumnya kebanyakan bermain di kasta kedua UCL.

Akan tetapi musim ini telah membuahkan hasil yang mengecewakan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved