Berita Pohuwato
Serapan Belanja APBD Pohuwato 78 Persen, Masih Tersisa Rp 179 Miliar
Sekretaris Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pohuwato Eko Widyo Prayoko mengatakan serapan anggaran belanja Rp. 652.636.212
Penulis: Rahman Halid | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Eko-Widyo-Prayoko-88899.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM --Dana serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pohuwato mencapai 78,43 persen
Sekretaris Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pohuwato Eko Widyo Prayoko mengatakan serapan anggaran belanja Rp. 652.636.212.290 dari Rp 832.113.566.660
Sedangkan realisasi pendapatan Rp. 714.543.475.370 dari target Rp. 947.160.233.028.
Menurutnya dengan selisih yang begitu tipis antara belanja dan pendapatan membuat Pohuwato saat ini telah masuk peringkat 2 dana serapan APBD di Provinsi Pohuwato.
"Saat ini kami peringat dua untuk dana serapan APBD di semua kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo," tandasnya.
Hal itu pula ditunjang dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pusat sebesar Rp. 97.585.766.366.
"Dengan mendapati Jumlah Trasnferan DAK sebesar itu, kami berhasil merealisasikannya sebesar Rp.72.357.247.335 sampai dengan akhir tahun 2023," tandasnya.
Bahkan ungkapnya, untuk Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) belum bisa diketahui ini saat ini, karena masih dikerjakan.
"Untuk Silpa Akan diketahui itu paling lambat 15 Desember pak," ungkapnya.
Tapi jelasnya, untuk sisa anggaran paling cepat 15 Desember dan paling lambat 29 Desember 2023.
"Sisanya hanya untuk biaya operasioanal tiap OPD saja pak dan itu berakhir tanggal 29 Desember," ucapnya.
Untuk itu lanjut Eko semua belanja dari tiap OPD segera di selesaikan sebelum berakhir pada triwulan dua.
"Karena diangkat 78 persen maka saya yakin akan mencapai maksmal sebelum tahum 2023 selesai," tutupnya. (*)