Kamis, 5 Maret 2026

Berita Kabupaten Gorontalo

Realisasi APBD Kabupaten Gorontalo, Belanja Baru 53 Persen, Pendapatan 67 Persen

Realisasi pendapatan APBD Kabupaten Gorontalo baru mencapai 67,21 persen hingga Oktober 2023, sedangkan belanja APBD baru mencapai 53,31 persen

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Realisasi APBD Kabupaten Gorontalo, Belanja Baru 53 Persen, Pendapatan 67 Persen
TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gorontalo, Hariyanto Manan. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Realisasi pendapatan APBD Kabupaten Gorontalo baru mencapai 67,21 persen hingga Oktober 2023, sedangkan belanja APBD baru mencapai 53,31 persen

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gorontalo Hariyanto Manan mengatakan pendapatan Kabupaten Gorontalo 2023 ditergetkan sebesar Rp 1,4 triliun. 

"Namun berdasarkan data terakhir, total realisasi pendapatannya sudah diangka Rp 990 miliar, atau sekitar 67,21 persen," kataHariyanto kepada TribunGorontalo.com, Senin (4/12/2023).

Pendapatan tersebut, lanjut Hariyanto, sudah termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk ke Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kabupaten Gorontalo. Katanya, Bapeda fokus penerimaan daerah dari sektor pajak daerah dan reribusi daerah (PDRD).

Dia menambahkan belanja Kabupaten Gorontalo dalam APBD 2023 ditargetkan mencapai Rp 1,240 triliun.

"Namun yang terealisasi (Oktober) baru sebesar Rp 735,5 miliar, atau sekitar 53,31 persen," terang Hariyanto.

Dia menjelaskan badan keuangan dalam pendapatan, hanya fokus pada pendapatan yang bersumber dari dana transfer pusat yakni dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), dan dana bagi hasil (DBH).

"Transfer ke daerah (TKD) yang kita terima itu sudah ada angkanya, dan rutin ditransfer ke setiap bulan atau triwulan tergantung mekanisme pusat," ulasnya.

Katanya, badan keuangan tidak mendapat alokasi untuk penerimaan pembiayaan, namun justru ada pengeluaran pembiayaan.

"Pengeluaran pembiayaan kita ada, namanya pembayaran pokok utang. Pembayaran tersebut dialokasikan untuk utang program PEN. Saat ini realisasinya sudah 91,86 persen, Desember ini mungkin akan 100 persen," tandanya. (*)


 
 
 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved