Bola Hari Ini
Erling Haaland Manchester City Kritik Wasit Pasca Ditahan Imbang Tottenham
Sebelumnya diketahui, pertandingan Manchester City vs Tottenham menimbulkan kontroversi yang melibatkan Erling Haaland, Jack Grealish, dan wasit Simon
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penyerang-Manchester-City-Erling-Haaland-tengah.jpg)
Sebelumnya diketahui, pertandingan Manchester City vs Tottenham menimbulkan kontroversi yang melibatkan Erling Haaland, Jack Grealish, dan wasit Simon Hooper.
Pertandingan itu berakhir seru antara Manchester City dan Tottenham Hotspur dengan hasil imbang 3-3 di Etihad Stadium.
Kapten Spurs, Son Heung Min, mencetak dua gol dalam waktu dua menit, memberikan awal pertandingan yang sangat seru.
City sempat unggul 2-1 berkat gol Phil Foden pada menit ke-31, tetapi Giovani Lo Celso menyamakan kedudukan pada menit ke-69.
Pemain pengganti Grealish membuat skor menjadi 3-2 di menit-menit terakhir, namun Dejan Kulusevski menyelamatkan satu poin untuk Spurs dengan gol pada menit ke-90.
Namun, kontroversi muncul pada masa injury time ketika Haaland terlihat seperti dilanggar, tetapi tetap berdiri untuk memberikan umpan kepada Grealish.
Wasit Hooper awalnya memutuskan untuk melanjutkan permainan, namun, ketika Haaland melepaskan umpan kepada Grealish, Hooper tiba-tiba meniup peluitnya untuk pelanggaran tersebut.
Setelah pertandingan, video keputusan Hooper diunggah di media sosial, memperlihatkan momen ketidaksetujuan ini. Haaland pun merespon melalui media sosial dengan ekspresi keheranannya.
Pep Guardiola, manajer City, diminta memberikan komentarnya terkait insiden tersebut, namun dia tampak enggan membahasnya secara rinci.
Mantan pemain City, Micah Richards, mengkritik keputusan wasit, menyebutnya sebagai kesalahan yang tak wajar, terutama setelah keputusan awal untuk melanjutkan permainan.
Richards menyoroti bahwa situasi semacam ini seharusnya dibiarkan berlanjut dan kemudian dievaluasi oleh VAR jika diperlukan.
Keputusan Hooper ini mengecewakan para penggemar City dan pemain, dan pertanyaan pun muncul tentang konsistensi penggunaan teknologi VAR dalam menilai situasi serupa.(*)