Pilpres 2024

Format Debat Pilpres 2024 Tak Ada Khusus Cawapres, TPN Ganjar-Mahfud Tuding Akal-akalan KPU

TPN Ganjar-Mahfud pun menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tengah mengakali format debat capres cawapres.

Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube KompasTV
Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahmud, Todung Mulya Lubis di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud memberikan kritikan tajam soal berubahnya format debat capres cawapres peserta Pemilu 2024.

Format di Pemilu 2024 akan berbeda dari Pemilu 2019 lalu yang memiliki debat khusus untuk cawapres.

Terkait hal tersebut, TPN Ganjar-Mahfud pun menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tengah mengakali format debat capres cawapres.

 

 

Baca juga: Prabowo Sambangi Ponpes Asuhan Kader PPP di Jabar, Ditemani AHY, Ridwan Kamil, hingga Uu Ruzhanul

Baca juga: Tak Ada Debat Khusus Cawapres di Pemilu 2024, Cak Imin dan Mahfud MD Bilang Begini

Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengatakan format debat harusnya dikhususkan baik untuk capres pun cawapres sebagaimana aturan tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 15/2023 tentang Kampanye Pemilu.

Sebelumnya Ketua KPU RI Hasyim mengatakan capres cawapres bakal hadir lengkap dalam lima kali debat mendatang. Ia menegaskan tetap ada debat khusus capres pun cawapres, hanya saja formatnya dengan membagi porsi debat.

"Jadi kalau mengatakan debat ini tetap lima kali dan capres dan cawapres itu akan hadir dalam setiap debat, yang beda itu cuma format bicaranya, porsi bicaranya. Menurut saya ini akal-akalan yang tidak boleh kita terima," ujar Todung dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring, Sabtu (2/12/2023).

"Kita mesti konsisten menjalankan apa yang tertulis dalam undang-undang, kecuali kalau undang-undang ini diubah," sambungnya.

Lebih lanjut, Todung menegaskan ihwal rakyat punya hak untuk menilai siapa capres dan cawapres mereka. Dengan format debat yang berbeda dari Pemilu 2029 ini maka rakyat tidak mendapatkan haknya dan berakhir mendapatkan pemimpin dengan cara seperti memilih kucing dalam karung.

"Ya seharusnya kan kita tidak memilih kucing dalam karung, kita perlu tahu secara transparan, secara total, siapa capres, siapa cawapres, apa visi, apa komitmen, apa kesiapan mereka, nah itu yang kita mesti lakukan," tuturnya.

Sehingga dalam pandangan TPN Ganjar Mahfud, format ideal adalah tiga kali debat untuk capres dan dua kali untuk cawapres.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-647: Putin Teken Dekrit yang Tambah Jumlah Maksimum Prajurit

Sebagai informasi, semua pasangan calon peserta Pilpres 2024 bakal hadir lengkap dalam lima kali debat capres cawapres mendatang.

Dari lima debat tersebut, tiga debat diperuntukkan kepada capres dan dua debat kepada cawapres.

"Lima kali debat ini kan calon presiden dan wakil presiden. Ada tiga kali debat capres, dan ada 2 kali debat cawapres," kata Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari di kantornya, Kamis (30/11/2023).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved