Berita Boalemo
Kapolres Boalemo Copot Oknum Polantas Kejar Masyarakat sampai Terjatuh
Kapolres Boalemo AKBP Deddy Herman mencopot oknum polisi lalu lintas yang mengejar warga dan menyebabkan pengendara terjatuh.
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo - Kapolres Boalemo AKBP Deddy Herman mencopot oknum polisi lalu lintas yang mengejar warga dan menyebabkan pengendara terjatuh.
Viral oknum kepolisian yang diduga melakukan pengejaran terhadap suami istri yang berbuntut kecelakaan.
Sebelumnya pengendara sepeda motor yang ditumpangi suami istri mengalami kecelakaan di Desa Lamu, Kecamatan Tilamuta, usai dikejar oleh polisi karena diduga melanggar lalu lintas.
Kapolres Boalemo AKBP Deddy Herman mengakui adanya kejadian tersebut bentuk adanya aksi protes warga pada Sabtu (25/11/2023)
“Itu kejadian betul, masyarakat ada yang komplain dan protes, khusus masyarakat Desa Lamu, saat ini sementara anggota sesuai dengan perintah pimpinan sudah dicopot dalam rangka pemeriksaan,” ujar Kapolres Boalemo kepada TribunGorontalo.com.
Hasil pemeriksaan sementara terdapat dua kronologi yang menyebabkan miskomunikasi pihak kepolisian dan masyarakat Desa Lamu.
“Kronologi pertama sore itu ibu ini sama suaminya berboncengan cuma karena ada polisi yang berada dekat simpang dia lari berbelok ke arah ke samping di rumah sakit RSTN makanya dikejar anggota, karena dugaan pertama tidak memakai kaca spion, karena melihat gelagak putar balik,” terang Deddy.
Saat dikejar oleh anggota suami istri tersebut kepeleset sehingga membuat keduanya jatuh, anggota yang saat itu langsung menghampiri.
“Kemudian sudah bagun sudah ditegur ada pelanggaran, kemudian ditinggal sama anggota, bapak sama ibu ini pulang ke keluarga yang di Lamu itu,” ungkap Deddy
Informasi yang diterima suami istri tersebut yang tiba di rumah keluarganya jatuh pingsan yang diduga karena syok.
“Hasil pemeriksaan dokter itu ada hipertensi tekanan darah tinggi, dan pingsan di rumah keluarga nya itu mungkin karena syok, jadi bukan karena dikejar terus itu pingsan,” urai Deddy.
Mendengar adanya keributan salah satu anggota kepolisian yang berada dekat rumah keluarga tersebut melaporkan dan langsung membawa ibu tersebut ke Rumah Sakit Tani dan Nelayan.
Berselang dari itu Satlantas Polres Boalemo tengah melakukan giat hunting pelanggaran di areal Boalemo. Secara kebetulan pun lokasi hunting yang dilakukan masuk ke area jalur tempat dimana suami istri tersebut mengalami kecelakaan.
“Kemudian malamnya lagi ada anggota lantas lagi yang melakukan hunting terhadap pelanggar lalu lintas dan masuk di lorong tersebut, anggota yang hunting ini yang diadang (masyarakat).,” ungkap Kapolres
Hal tersebut memicu adanya kesalahpahaman antara masyarakat dan kepolisian sehingga adanya protes di Polres Boalemo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapolres-Boalemo-AKBP-Deddy-Herman-7788.jpg)