Dunia Teknologi
10 Cara Menghindari Penipuan Phishing, Jangan Biarkan Diri Anda jadi Korban
Ada alasan logis mengapa penipuan semacam ini akan terus berlanjut. Ya, penipuan ini cukup berhasil sehingga penjahat dunia maya memperoleh keuntungan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-terkena-penipuan-pishing.jpg)
Email tersebut mungkin meminta Anda untuk mengisi informasi tetapi email tersebut mungkin tidak berisi nama Anda.
Sebagian besar email phishing akan dimulai dengan “Pelanggan yang Terhormat” sehingga Anda harus waspada ketika menemukan email ini.
Jika ragu, langsung buka sumbernya daripada mengeklik tautan yang berpotensi berbahaya.
3. Pasang Toolbar Anti-Phishing
Sebagian besar browser Internet populer dapat dikustomisasi dengan toolbar anti-phishing.
Toolbar tersebut menjalankan pemeriksaan cepat pada situs yang Anda kunjungi dan membandingkannya dengan daftar situs phishing yang dikenal.
Jika Anda menemukan situs jahat, toolbar akan memperingatkan Anda tentang hal itu. Ini hanyalah satu lapisan perlindungan lagi terhadap penipuan phishing, dan sepenuhnya gratis.
4. Verifikasi Keamanan Situs
Wajar jika Anda merasa sedikit waspada dalam memberikan informasi keuangan sensitif secara online.
Namun, selama Anda berada di situs web yang aman, Anda tidak akan mengalami masalah apa pun.
Sebelum mengirimkan informasi apa pun, pastikan URL situs diawali dengan “https” dan harus ada ikon gembok tertutup di dekat bilah alamat.
Periksa juga sertifikat keamanan situs. Jika Anda mendapat pesan yang menyatakan situs web tertentu mungkin berisi file berbahaya, jangan buka situs web tersebut.
Jangan pernah mengunduh file dari email atau situs web yang mencurigakan.
Bahkan mesin pencari mungkin menampilkan link tertentu yang dapat mengarahkan pengguna ke halaman web phishing yang menawarkan produk berbiaya rendah.
Jika pengguna melakukan pembelian di situs tersebut, rincian kartu kredit akan diakses oleh penjahat dunia maya.