Piala Dunia U17
Imbang Lawan Panama, Welly Podungge Optimis Indonesia Lolos Putaran Kedua Piala Dunia U-17
Direktur Teknik (Dirtek) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Gorontalo, Welly Podungge optimis timnas Indonesia lolos ke putaran kedua Piala Dunia U-17.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Welly-Podungge-yakin-Garuda-Muda-memiliki-kans.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Direktur Teknik (Dirtek) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Gorontalo, Welly Podungge optimis timnas Indonesia lolos ke putaran kedua Piala Dunia U-17.
Timnas Indonesia berakhir imbang 1-1 kala berhadapan Panama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (13/11/2023) kemarin.
Tambahan satu poin itu, kata Welly, membuat peluang Indonesia lolos masih terbuka.
Garuda Muda yang mengantongi dua poin berada di peringkat ketiga klasemen sementara. Mereka berselisih satu poin dari Maroko di posisi kedua, serta berjarak dua poin dari Ekuador sang pemuncak klasemen.
Penampilan solid dari Indonesia disebut jadi modal berharga.
"Meski hanya bermain imbang, penampilan yang ditunjukkan oleh Timnas Indonesia U-17 begitu semangat," ungkapnya.
"Kami yakin bahwa tim ini memiliki potensi besar untuk melangkah ke babak selanjutnya dengan kerja keras dan perbaikan yang dibutuhkan," tambahnya.
Baca juga: Hasil Liga Spanyol: Vinicius dan Rodrygo Brace, Real Madrid Bantai Valencia 5-1
Welly menyoroti kesalahan fatal dari pemain bertahan Indonesia penyebab mereka kebobolan satu gol di laga tadi malam. Namun ia menduga para pemain seperti grogi menghadapi Panama.
"Memang kita tahu, Panama berada di atas kita. Ya mungkin para pemain demam panggung. Tapi, kesalahan itu tidak boleh terjadi di momen itu, maka terjadi blunder sehingga kebobolan," jelasnya.
Penampilan Indonesia wajib diperbaiki saat melawan Maroko karena itu satu-satunya harapan besar bagi tim asuhan Bima Sakti.
"Saya lihat yang paling fatal itu di lini belakangnya Timnas Indonesia yang sering melakukan kesalahan," ucapnya.
Welly berharap staf kepelatihan Indonesia bisa melihat kesalahan kecil itu dan bisa mengevaluasinya.
"Jadi saya prediksi, kalau main dengan Maroko kemudian Coach Bima Sakti tidak merubah dan hati-hati di lini belakang bisa fatal," tandasnya.