Kota Gorontalo
Jalan Berlubang di Kota Gorontalo Sering Makan Korban, Warga Tagih Keseriusan Pemerintah
Lubang di Jalan Jamaludin Malik, Kota Gorontalo disebut sudah sering makan korban.
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-jalan-berlubang-di-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Lubang di Jalan Jamaludin Malik Kota Gorontalo disebut sering makan korban.
Menurut warga setempat, jalan rusak itu sudah hampir tujuh tahun kondisinya tak kunjung diperbaiki.
“Iya, lubang di titik itu sudah lama. Kalau dihitung lebih kurang sudah 6-7 tahun lalu tapi belum diperbaiki,” kata Maryadi (42), warga setempat, kepada TribunGorontalo.com, Rabu (8/11/2023).
Maryadi mengaku sudah sering kali melihat pengendara kecelakan akibat menghindari lubang di jalan itu.
“Kalau yang saya lihat sendiri itu ada dua kecelakaan sepeda motor, satu bentor," ungkapnya.
Pendapat serupa dilontarkan Yuda. Rekan Maryadi itu membenarkan seringnya lakalantas di tempat yang sama.
Walaupun Yudi bukan warga sekitar Jalan Jamaludin Malik, tapi ia turut merasakan betapa jalan itu menyulitkan sopir becak motor (bentor) sepertinya.
“Lubang ini sudah lama, saya punya langganan anak SMP dulu. Dari dia sekolah sampai sekarang dia sudah kuliah, jalan itu belum juga diperbaiki,” ucap Yuda.
Baca juga: Sumur Tua Berusia 35 Tahun di Desa Pentadio Timur Gorontalo Ini Ramai Didatangi Warga
Menimpali perkataan Yuda, Maryadi menambahkan ada beberapa titik jalan berlubang sudah ditimbun pasir. Akan tetapi karena tidak dicor maka lubangnya kembali seperti semula.
“Ada juga titik lain bekas galian drainase sudah ditimbun, tapi tetap lubang lagi karena cuma pakai pasir. Butuh perbaikan yang serius dari pemerintah,” tandas Maryadi.
Maryadi dan Yuda lantas menagih keseriusan pemerintah Kota Gorontalo dalam memperbaiki jalan berlubang, khususnya jalan Jamaludin Malik.
“Ini kan jalan yang sangat strategis, ada sekolah-sekolah di sekitar sini. Ini juga jalan ke Pasar Sentral," pungkasnya.