Kabupaten Gorontalo

Tunjang Percepatan Pembangunan Gorontalo, Jalan Diagonal GORR dan Rute Batudaa Pantai Dikembangkan

Jalan diagonal Gorontalo Outer Ring Road (GORR) dan dua akses jalan menuju wilayah pesisir Gorontalo sedang dalam proses pengembangan.

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Agung
Jalan GORR di Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Jalan diagonal Outer Ring Road (GORR) dan dua akses jalan menuju wilayah Batudaa Pantai sedang dalam proses pengembangan.

Prioritas itu dalam rangka menunjang percepatan pengembangan kawasan zonasi. 

Wilayah bagian utara dari GORR diproyeksikan akan menjadi lokasi pusat pergudangan.

"Dan itu sudah keliatan ada embrionya juga. Di Telaga itu sudah mulai berdiri beberapa gudang, sehingga kita akan dukung dari segi aksesnya. Jadi, jalan-jalan diagonal menuju GORR itu beberapa kita sudah kembangkan," ulas Cokro Katili, Kepala Bappeda Kabupaten Gorontalo, Kamis (02/11/2023).

Sementara itu, dalam rangka menunjang kawasan wisata konservasi di perairan Teluk Tomini Gorontalo, baik pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi Gorontalo, berkolaborasi dalam menunjang akses menuju kawasan pesisir Gorontalo.

Baca juga: Demi Nafkahi 6 Anak, Wanita Single Parent Asal Gorontalo Ini Rela jadi Badut Jalanan

Sebelumnya, Cokro mengungkapkan jika Kementrian Pekerjaan Umum (PU), juga turut ambil bagian dalam melakukan pengembangan akses jalan, dari Kota Gorontalo menuju Kecamatan Biluhu.

Sementara itu, jalan diagonal yang melewati Kecamatan Bongomeme telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo.

"Untuk yang lewat Desa Barakati Kecamatan Batudaa itu yang menjadi kewenangan kita (kabupaten)," terangnya.

Cokro menyebut jika tahun lalu Pemerintah Kabupaten mendapat dana alokasi khusus (DAK), namun belum sepenuhnya bisa merampungkan jalannya.

"Tetap akan dirampungkan dalam waktu 2-3 tahun ke depan," timpalnya.

Kabupaten Gorontalo dalam peta zonasi wilayah, terbagi dalam lima poros kawasan.

Kawasan tersebut memiliki fungsi ideal dalam rangka menunjang percepatan pembangunan daerah.

Berikut ini lima poros kawasan dalam peta zonasi wilayah di Kabupaten Gorontalo.

  • Telaga Cs (Pusat perdagangan, pemukiman dan ekonomi kreatif).
  • Limboto Cs (Madinatul ilm / pusat pendidikan, pemerintah, budaya dan kesehatan)
  • Batudaa Cs (Pusat Peternakan dan perikanan)
  • Isimu Cs (Pusat perhubungan, industri dan perhubungan)
  • Boliyohuto Cs (Pusat pertanian dan agro industri).

Kelima poros itu kata Cokro, telah diproyeksikan sejak tahun 2016.

Namun seiring perkembangan waktu, terjadi beberapa perubahan mendasar. Sehingga pola pengembangan poros juga Ikut berubah.

"Batudaa sudah ketambahan sebagai pusat wisata, dan sebagian wilayah Limboto dan Telaga menjadi pusat pergudangan," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved