Selasa, 3 Maret 2026

Berita Kota Gorontalo

Pengamat Tata Kota Sri Sutarni Soroti Alat Peraga Kampanye Caleg Dipaku di Pohon

Sri Sutarni Arifin, Dosen Perencanaan Tata Kota Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyoroti persoalan Alat peraga Kampanye (APK) calo

Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Pengamat Tata Kota Sri Sutarni Soroti Alat Peraga Kampanye Caleg Dipaku di Pohon
TRIBUNGORONTALO/PRAILLA KARAUWAN
APK Caleg dipaku di pohon dan Sri Sutarni Arifin, Dosen Perencanaan Tata Kota FT UNG 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sri Sutarni Arifin, Dosen Perencanaan Tata Kota Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyoroti persoalan Alat peraga Kampanye (APK) calon legislatif (Caleg) yang dipaku di pohon. 

Pengamat Tata Kota Sri Sutarni Arifin menyoroti persoalan caleg maupun parpol yang sengaja memasang baliho, banner maupun flyer kampanye yang diletakkan di pohon

Menurutnya alat kampanye tersebut sebenarnya bisa merusak lingkungan apabila dipaku di pohon.

"Merusak sih kalau di paku di pohon, karena mengganggu isi pohonnya. kalau dibuat dari kayu sendiri menurut saya tidak," ujarnya kepada TribunGorontalo.com.

Kata Sri, dia geram dengan adanya kampanye yang berseliweran dengan menggunakan pohon sebagai wadahnya.

Tak hanya alat kampanye, namun reklame sejenis yang sengaja di paku dibatang pohon.

"Saya lebih menyoroti ke dampak yang ditimbulkan kalau misalnya semua orang paku di pohon, pohonnya jadi rusak," jelasnya.

Sri berharap baliho kampanye para caleg dan parpol maupun reklame sejenis agar tidak dipaku di pohon. 

"Kalau toh tetap mau dipasang di pohon minimal di ikat saja," lanjutnya.

Apalagi para caleg dan parpol yang pasti mempunyai anggaran kampanye, minimal pakai tiang sendiri supaya tidak merusak pohon.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved