Hari Sumpah Pemuda di Gorontalo
Cara Muda-mudi Gorontalo Rayakan Hari Sumpah Pemuda
Dokter yang akrab disapa Dandy itu mengatakan bahwa dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, butuh kontribusi dari setiap elemen bangsa. Tidak terk
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Muda-mudi Gorontalo ikut merayakan peringatan Sumpah Pemuda yang setiap tahun diiperingati di tanggal ini 28 Oktober 2023.
Semangat pemuda Indonesia terpancar dari seorang Dokter Muda Gorontalo, Moh. Dandriyandi I. H. Tomu (23).
Dokter yang akrab disapa Dandy itu mengatakan bahwa dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, butuh kontribusi dari setiap elemen bangsa. Tidak terkecuali peran dokter dan tenaga kesehatan.
"Pembangunan Negara bukan cuma dilihat dari seberapa banyak gedung-gedung pencakar langit atau kemegahan infrastrukturnya, tapi kemajuan negara juga harus melihat dari sisi kesehatan masyarakatnya," kata Dandy.
Dandy menilai, masih banyak masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan.
Ia menegaskan bahwa di sinilah peran Dokter dan Tenaga Kesehatan sangat dibutuhkan.
Dandy menyebutkan satu kasus kesehatan yang masih menjadi masalah yang perlu diselesaikan bersama yakni, penyakit Stunting.
"Kasus stunting di Indonesia masih sangat tinggi yang mana daya produktivitas anak penderita stunting berpengaruh pada lambatnya pertumbuhan kemajuan negara," terang Dandy.
Dandy menyemangati sejawat Dokter dan Tenaga Kesehatan untuk fokus meningkatkan kesehatan Ibu, dalam kasus stunting ini.
"Perlu dilakukan perbaikan dan peningkatan kesehatan terhadap Ibu, khususnya Ibu hamil," tambah Dandy.
Untuk itu, sekali lagi Dandu mengajak dokter dan tenaga kesehatan lainnya untuk bahu membahu bekerja sama dalam pembangunan Indonesia di bidang kesehatan.
"Dengan begini, Indonesia akan semakin maju dengan adanya generasi emas yang berkualitas," jelas dokter lulusan Hubei Polytechnic University, China itu.
Semangat Pemuda juga terlihat dari Ahmad Fauzi Ahfa (25), seorang perantau dari Jawa Barat, yang saat ini berkuliah di Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Mahasiswa Jurusan Sosiologi itu mengatakan, peran mahasiswa dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju adalah dengan berkontribusi langsung dalam kehidupan bermasyarakat.
"Jadi, generasi muda jurusan Sosiologi, atau pum jurusan lainnya, harus berani berbaur dengan masyarakat," kata Fauzi.
Menurut dia, inovasi mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam perkembangan masyarakat yang lebih efektif.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/20231028-Moh-Dandriyandi-I-H-Tomu-23.jpg)