DPRD Provinsi Gorontalo
Petani Jagung Gagal Panen, DPRD Provinsi Gorontalo Diminta Alokasi Bantuan Benih
Sekira 250 hektar milik petani jagung di Kabupaten Gorontalo mengalami gagal panen.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-18_Wajah-jagung-yang-tumbuh-kerdil.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sekira 250 hektar milik petani jagung di Kabupaten Gorontalo mengalami gagal panen.
Gagal panen diakibatkan musim kemarau yang melanda Provinsi Gorontalo beberapa waktu lalu.
Suhu tinggi dan kelembaban udara yang kurang disinyalir penyebab jjagung sukar tumbuh sampai petani gagal panen.
Muljady Mario, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Gorontalo mengatakan, pihaknya telah mendata lahan-lahan mengalami gagal panen.
"Kita sudah pendataan, inventarisasi pada tanaman yang mengalami dampak kekeringan," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (25/9/2022).
Mereka juga telah meminta Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo mengalokasi anggaran untuk bantuan benih khusus petani jagung.
"Khususnya petani jagung yang gagal panen kita ganti benihnya supaya dia bisa tanam lagi," jelas Muljady.
Adapun penggantian benih itu diusulkan dalam anggaran APBD induk tahun 2024.
"Kiranya segera bisa di akomodir, kita akan tunggu setidaknya sudah kita validasi petani apa saja yang mengalami kekeringan," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Venny Rosdiana Anwar, Ketua Komisi II mengatakan, pihaknya akan segera membahas usulan dari Dinas Pertanian.
"Akan kami bahas dengan tim banggar dan TAPD," ucap Venny.
(TribunGorontalo.com/Prailla)