Kota Gorontalo

BKSDA Gorontalo Imbau Masyarakat Pesisir Pantai Leato Selatan Tetap Waspada Buaya

Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDS) wilayah II Sulawesi mengimbau masyarakat Gorontalo waspada kemunculan buaya. 

Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
Ilustrasi buaya di laut. Saat ini, Lurah Leato Selatan minta penangan serius terhadap buaya ini. Sabtu (16/9/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDS) wilayah II Sulawesi mengimbau masyarakat Gorontalo tetap waspada kemunculan buaya. 

"Kiranya masyarakat bisa waspada terhadap kegiatannya," kata Kepala Seksi Konservasi wilayah II BKSDA, Sjamsuddin Hadju kepada TribunGorontalo.com, Selasa (19/9/2023).

"Pada prinsipnya kita sudah buat imbauan kepada masyarakat, tokoh masyarakat, nelayan serta danlanal untuk tidak melakukan aktifitas ketika diwaktu buaya tersebut kelihatan," tambahnya.

Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan buaya, karena buaya merupakan hewan yang dilindungi.

Sjamsuddin Hadju, Kepala Seksi Konservasi di BKSDA wilayah II Sulawesi, Gorontalo.
Sjamsuddin Hadju, Kepala Seksi Konservasi di BKSDA wilayah II Sulawesi, Gorontalo. (TribunGorontalo.com/Prailla)

Beberapa waktu lalu, Gorontalo dihebohkan kemunculan buaya di bibir Pantai Leato Selatan.

Menurut Koordinator Damkar Kota Gorontalo, Muhammad Luthfi, buaya pertama kali terlihat di belakang kantor Lurah Leato Selatan. 

"Setelah koordinasi itu, petugas piket damkar melakukan survey lokasi. Anggota damkar turun ke lokasi," kata Luthfi, Jumat (15/9/2023).

Hampir sejam pihaknya menunggu kemunculan buaya itu sampai akhirnya terlihat. 

Karena kondisi penerangan yang minim, pihaknya hanya mampu melihat buaya itu menggunakan senter. 

Dari matanya, terlihat jelas itu adalah buaya kata Luthfi. Namun ia tidak bisa memastikan ukuran kedua buaya. 

"Memang setelah dilakukan pemantauan oleh anggota, dalam berapa lama itu sejam, itu muncul 2 ekor buaya di perairan di pesisir pantai Leato," ucapnya. 

Beberapa menit menampakan diri, dua buaya ini lantas menghilang. Pihaknya tak tahu ke mana arahnya. 

Tetapi ada lagi laporan setelah itu dari masyarakat, buaya tersebut muncul di Pelabuhan Ferry Gorontalo. 

"Beberapa saat kemudian masyarakat melihat kembali ada kemunculan di pelabuhan, mengarah ke muara. Kelihatan anggota damkar dan masyarakt sekitar. Tapi satu ekor," katanya. 

"Setelah itu hasil laporan terakhir pagi ini Jumat (15/9/2023), sudah tidak terlihat lagi," jelas Luthfi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved