Buaya di Kota Gorontalo
Tahu Ada Buaya, Nelayan Leato Selatan Gorontalo Ini Tetap Melaut Demi Biayai Hidup
Kendati, nelayan bernama Yames (52) ini merupakan sempat melihat langsung kemunculan buaya di pesisir pantai beberapa hari lalu.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-18_pesisir-Leato-Selatan-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Demi penuhi kebutuhan hidup, seorang nelayan di Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya tetap melaut di tengah isu kemunculan buaya.
Kendati, nelayan bernama Yames (52) ini merupakan sempat melihat langsung kemunculan buaya di pesisir pantai beberapa hari lalu.
"Dia (buaya) itu muncul waktu sore, kemudian muncul lagi malam hari," ungkap Yames kepada Wartawan Tribungorontalo.com, Minggu (17/9/2023).
Yames mengakui selama dia hidup dan tinggal, itu merupakan kali pertama dirinya menyaksikan langsung kemunculan buaya.
Sebagai nelayan yang setiap harinya beraktivitas di pesisir pantai, Yames menuturkan bahwa kemunculan buaya itu sempat menggegerkan warga setempat.
Meski begitu, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Yames mengaku tak mungin berhenti melaut.
"Ini satu-satunya mata pencaharian saya jadi ya mau bagaimana lagi," ucap Yames.
Tetapi kata dia, demi menghindari bahaya, anak-anak yang biasanya bermain di pesisir pantai sudah berkurang.
Itu adalah imbas dari imbauan pemerintah setempat pasca kemunculan buaya.
Namun sebetulnya Yames tidak terlalu khawatir akan kemunculan buaya ini. Sebab menurutnya, ukurannya masih kecil.
Hanya saja yang menjadi ketakutan, jika muncul buaya-buaya lain yang ukurannya lebih besar.
"Kemungkinan itu buaya bukan dari sungai di sana (Kota Gorontalo) melainkan bermigrasi dari tempat lain," kata Yames.
Yames berharap kehadiran buaya di pesisir Leato Selatan itu tidak bertahan lama. Dia mengaku jika buaya itu dari muara, maka tidak akan bertahan lama jika tinggal di laut.(*)