Kasus Pornografi Jaksel
Terungkap Rumah Produksi Konten Dewasa di Jakarta, Pemeran dari Artis hingga Selebgram
Ade membocorkan cara rumah produksi itu bisa mendapatkan pemain. Kata dia, rumah produksi ini biasanya melakukan pencariannya di internet.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-12_Rumah-produksi-pornografi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Rumah produksi film pornografi diendus polisi berada di Jakarta Selatan (Jaksel).
Polisi mengungkap jika para pekerja rumah produksi film pornografi tersebut rata-rata adalah artis terkenal serta selebgram.
Total jika dihitung, ada setidaknya 12 wanita yang dijadikan dalam model film dewasa tersebut.
Selain itu, ada pula lawan main yakni 5 pria dewasa yang sudah dikantongi polisi identitasnya.
"Perlu saya sampaikan di sini latar belakang dari pemeran wanita di sini mulai dari artis, foto model, maupun selebgram," rinci Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak, Senin (11/9).
Adapun 12 wanita itu masing-masing berinisial N, SE, E, BLI, M, MGP, S, J, ZS, SLE, VV dan AB.
Polisi menurut Ade Safri, telah meringkus wanita berinisial SE. Ia kini statusnya menjadi tersangka.
Sebab, SE tak hanya jadi pemain, melainkan juga merupakan sekretaris dari rumah produksi tersebut.
Lalu 5 pria yang juga terlibat masing-masing berinsial BP, P, UR, AG, dan RA.
Cara Merekrut Pemain
Ade membocorkan cara rumah produksi itu bisa mendapatkan pemain. Kata dia, rumah produksi ini biasanya melakukan pencariannya di internet.
Rata-rata pengguna sosial media di-profiling untuk menentukan apakah sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.
"Tersangka ini juga mendapatkan talent dari kelompok jaringannya," ucap Ade.
Pantas saja para pemain ini tergiur ikut dalam industri film dewasan ini. Sebab, bayarannya tidaklah murah.
"Jadi pembayaran hanya sekali di per film dengan kisaran pembayaran di angka Rp10 juta sampai Rp15 juta," ungkap Ade.