PEMPROV GORONTALO

Komitmen 18 Parpol di Gorontalo Ciptakan Pemilu Damai 2024

Langkah ini diambil dalam sebuah deklarasi pemilu damai yang diinisiasi oleh Polda Gorontalo. Acara deklarasi ini berlangsung meriah di Ballroom Hotel

|
Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Gorontalo, Kris Wartabone menandatangani deklarasi pemilu damai 2024 yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Rabu (30/8/2023). (Foto: Nova) 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebanyak 18 partai politik (parpol) di Provinsi Gorontalo telah mengambil langkah penting menuju pemilu yang damai dan kondusif pada tahun 2024.

Langkah ini diambil dalam sebuah deklarasi pemilu damai yang diinisiasi oleh Polda Gorontalo. Acara deklarasi ini berlangsung meriah di Ballroom Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, pada Rabu (30/8/2023).

Para pimpinan partai politik yang turut serta dalam deklarasi ini berasal dari berbagai latar belakang politik, termasuk PKB, Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, dan partai buruh.

Selain itu, partai Gelora Indonesia, PKS, PKN, Hanura, Garuda, PAN, PBB, Demokrat, PSI, Perindo, PPP, dan Partai Ummat juga turut serta dalam kesepakatan ini.

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Angesta Romano Yoyol, menjelaskan bahwa tujuan dari deklarasi pemilu damai ini adalah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif, baik sebelum, saat, maupun setelah pemilu nantinya.

Langkah ini diambil karena pemilu tahun 2024 sudah memasuki tahapan yang krusial dan masa kampanye tidak akan lama lagi dimulai.

“Deklarasi pemilu damai hari ini untuk menyatukan tekad, saling mengenal agar ketika di lapangan tidak ada kesalahapahaman,” ucap Kapolda.

Proses pembacaan deklarasi pemilu damai dipimpin oleh pimpinan partai PDI Perjuangan, Moh. Kris Wartabone, yang kemudian diikuti oleh perwakilan partai politik lainnya.

Deklarasi ini mengandung empat poin penting. Pertama, semua parpol berkomitmen untuk melaksanakan pemilu tahun 2024 secara damai dan kondusif demi mewujudkan demokrasi yang bermartabat.

Kedua, mereka akan mematuhi dan mentaati semua peraturan dan ketentuan yang berlaku serta menyelesaikan permasalahan sesuai dengan koridor hukum.

Poin ketiga, para parpol menegaskan penolakan terhadap segala upaya yang dapat memicu perpecahan di masyarakat dan berjanji untuk menghindari kegiatan yang bersifat provokatif, menghasut, serta penyebaran ujaran kebencian.

Mereka juga berkomitmen untuk tidak menggunakan isu-isu SARA dalam kampanye mereka.

Poin terakhir, para parpol berjanji untuk terus menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di wilayah hukum Polda Gorontalo.

Setelah pembacaan ikrar, perwakilan dari masing-masing parpol menandatangani spanduk deklarasi pemilu damai.

Tanda tangan tersebut juga diikuti oleh Penjabat Gubernur Gorontalo yang diwakili oleh Penjabat Sekdaprov Budiyanto Sidiki, Kapolda Gorontalo, Ketua DPRD, Ketua Bawaslu dan KPU, Ketua FKUB, Ketua PWI, serta perwakilan unsur Forkopimda lainnya.

Deklarasi ini menciptakan semangat persatuan di kalangan parpol dan menunjukkan komitmen mereka untuk mewujudkan pemilu yang damai dan demokratis pada tahun 2024 di Provinsi Gorontalo.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved