Warga Huntu Tenggelam
Basarnas Gorontalo Hentikan Sementara Pencarian Warga Tenggelam di Sungai Bone
Basarnas memutuskan untuk sementara menutup operasi pencarian warga yang tenggelam di Sungai Bone, Gorontalo.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Basarnas-Gorontalo-889999.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Basarnas memutuskan untuk sementara menutup operasi pencarian warga yang tenggelam di Sungai Bone, Gorontalo.
Keputusan ini diambil setelah berbagai upaya pencarian dilakukan namun belum membuahkan hasil hingga saat ini.
Hal ini dikatakan Komandan Regu Bravo Basarnas Gorontalo, Ricky Dako saat ditemui TribunGorontalo.com di poskonya yang berdekatan dengan lokasi kejadian, Senin (28/8/2023).
"Iya, sementara kami tutup dulu untuk pencarian hari ini, yang sejak pagi tadi kami lakukan dengan menyisir lokasi kejadian," ujar Ricky.
Ricky pun mengatakan, untuk pencarian lanjutan akan dilanjutkan kembali esok hari, Selasa (29/8/2023) pagi hari sekira pukul 06.30 Wita.
"Kami akan lanjutkan kembali untuk pencarian ini esok hari," ucapnya.
warga setempat pun turut membantu Basarnas dalam pencarian Iwan Ibrahim, korban tenggelam di pesisir sungai tersebut.
Tim Bravo Basarnas Gorontalo juga turut membantun dan memantau atas bantuan masyarakat tersebut.
Gunakan Rescue Net
Basarnas Gorontalo menggunakan rescue net untuk mencari warga yang tenggelam di pesisir Sungai Bone, Gorontalo.
Kasi OPS, Ida Bagus Nyoman Ngurah Asrama mengatakan, pada pencaraian lanjutan ini pihaknya telah melakukan penyelaman dan penyisiran pagi hari tadi.
Untuk pencarian tersebut, pihaknya juga menambahkan peralatan bantuan berupa jaring (Rescue Net).
"Yang melakukan penyisiran nanti akan menggunakan jaring tersebut, dengan harapan korban bisa terjaring dengan peralatan itu," ungkap Bagus.
Tak hanya itu, bahkan Basarnas Gorontalo juga ketambahan personil dari beberapa anggota BPBD dan Polair untuk mencari korban yang tenggelam tersebut.
Bagus juga menjelaskan, beberapa peralatan yang dikerahkan dalam pencarian Iwan Ibrahim (46), seorang korban tenggelam di pesisir Sungai Bone ini.