Hiu Paus Gorontalo
Akhir Pekan ke Wisata Gorontalo, Berenang Bersama Hiu Paus Botubarani
Hanya perlu menempuh perjalanan 10 kilometer (km) dari Kota Gorontalo dengan waktu tempuh sekira 26 menit, wisatawan sudah bisa sampai ke tempat wisat
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/582023_Botubarani_hiu-Paus.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Wisata Hiu Paus Botubarani Gorontalo menjadi destinasi wisata yang patut dikunjungi saat akhir pekan.
Hanya perlu menempuh perjalanan 10 kilometer (km) dari Kota Gorontalo dengan waktu tempuh sekira 26 menit, wisatawan sudah bisa sampai ke tempat wisata Hiu Paus.
Olwan Ali, Koordinator pangkalan III Hiu Paus mengatakan, sudah sekitar 50-an wisatawan yang datang berkunjung di pangkalannya per hari ini.
Puluhan wisatawan tersebut kebanyakan wisatawan lokal Indonesia. Didominasi dari Jakarta dan Manado, Sulawesi Utara.
"Sudah sekitar 50-an orang, cuma kebanyakan dengan wisatawan lokal, yang turis cuma satu itu," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (5/8/2023).
Baca juga: Wisatawan Prancis Puji Destinasi Hiu Paus Botubarani Gorontalo, Disebut Terbaik di Indonesia
50-an wisatawan ini bisa menaiki perahu ataupun menyelam untuk melihat Hiu Paus tersebut.
Sedangkan di Pangkalan IV Hiu Paus Botubarani, Salim Latif, Sekretaris panitia pangkalan IV mengatakan, belum bisa memastikan jumlah pengunjung.
Tetapi jika dirata-ratakan, jumlah pengunjung setiap hari bisa mencapai 6-an orang.
"Rata-rata cuma 60-an orang, tapi turis barusan tadi ada enam orang," ujarnya.
Melihat Hiu Paus pengunjung harus menyewa perahu milik nelayan di tempat tersebut.
Harganya Rp 80 ribu dengan batas pengunjung 3 orang. Namun sudah termasuk satu kantong kepala udang yang biasanya jadi santapan Hiu Paus.
Baca juga: Turis dari 7 Negara Serbu Destinasi Hiu Paus Botubarani Gorontalo
"Torang so kase ketetapan (kami batasi) satu perahu itu tiga orang," kata Olwan.
Lanjut kata Olwan, tiga orang tersebut sudah maksimal dalam satu perahu. Sebab, untuk menghindari adanya hal-hal buruk.
"Dulu kan pas booming ini, satu perahu bisa sampai 5-6 orang. Tapi malah banyak perahu yang terbalik ketika sudah di sana," jelas Olwan.
Olwan merinci, Rp 80 ribu itu akan dibagi. Untuk menyewa perahu Rp 50 ribu untuk masyarakat yang perahunya disewakan, 20 ribu untuk pakan hiu dan 10 ribu untuk pengelola dan pemerintah desa Botubarani.