Info Gempa Terkini
2 Kali Gempa Bumi di Pulau Sumatera Jumat Dini Hari, Rata-rata Magnitudo 3.0
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa dalam rentang waktu tertentu, terjadi tiga gempa bumi dengan magnitudo yang berbed
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potensi-gempa-bumi-Sumatera-dini-hari-Jumat-4-Agustus-2023.jpg)
Perbatasan antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia di sepanjang selatan Sumatera disebut sebagai zona subduksi.
Di zona ini, lempeng Indo-Australia tenggelam ke bawah lempeng Eurasia dalam proses yang disebut subduksi.
Interaksi dua lempeng ini mengakibatkan akumulasi tekanan di dalam kerak bumi, yang pada akhirnya dilepaskan dalam bentuk gempa bumi.
Sejarah telah mencatat beberapa gempa bumi besar yang telah terjadi di Sumatera, termasuk gempa bumi di Aceh pada tahun 2004 dan gempa di Sumatera Barat pada tahun 2009, yang telah menyebabkan kerusakan dan korban jiwa yang sangat signifikan.
Karena potensi gempa bumi yang tinggi di wilayah ini, penting bagi penduduk dan pemerintah setempat untuk selalu meningkatkan kesadaran tentang mitigasi bencana dan mengikuti tata cara keselamatan yang tepat untuk mengurangi risiko dan kerugian akibat gempa bumi. (*)