Berita Gorontalo
Stok Beras di Gorontalo Masih 863 Ton, Bulog Jamin Sampai Akhir Tahun
863 ton ini terbagi menjadi tiga lokasi penyimpanan, yaitu di Kota Gorontalo, Bongo (Boalemo), dan Marisa.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Stok beras yang tersedia di bulog dipastikan ada hingga akhir tahun.
Hal itu disampaikan Munafri Syamsuddin, Kepala Bulog Gorontalo, Rabu (2/8/2023).
Munafri mengatakan kondisi stok beras yang tersedia di Bulog saat ini sejumlah 863 ton.
863 ton ini terbagi menjadi tiga lokasi penyimpanan, yaitu di Kota Gorontalo, Bongo (Boalemo), dan Marisa.
Stok beras bulog di Kota Gorontalo sejumlah 554 ton, di Bongo sejumlah 63 ton, dan di Marisa 245 ton.
"Kita sudah hitung, untuk ketersediaan beras itu bisa sampai akhir tahun," ujarnya kepada TribunGorontalo.com.
Kata Munafir, beras tersebut bisa sampai akhir tahun dengan catatan jika berasnya berkurang sedikit, pihak bulog akan mengisi kembali kekosongan stok beras di Bulog.
Sebab, menurut Munafir, stok beras yang ada di Bulog tidak bisa habis.
"Di bulog itu tidak akan bisa kalau stoknya tidak ada. Karena kita kan cadangan pangan milik pemerintah," lanjutnya.
Lanjut Munafir, jikalau nanti tidak adanya cadangan pangan di bulog, pasti harga dipasaran akan melesat naik," kata Munafir.
Selain beras, terdapat juga bahan pangan lain seperti minyak goreng merek minyakita, tepung terigu dan gula pasir.
Stok minyak goreng terakhir kata Munafir masih sejumlah 9.785 Liter, gula pasir 45 ton, dan tepung terigu 6 ton.
"Itu bahan-bahan yang kami kuasai di Bulog," tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Munafir-Syamsuddin-ddd.jpg)